Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melesat 69,13 poin atau 1,29 persen ke posisi 5.411 pada sejam pertama perdagangan Selasa, 9 Juni 2026.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), indeks bergerak di zona hijau pada rentang 5.318 hingga 5.448.

>>> Telkom Bagikan Dividen Tunai Rp21,9 Triliun Hasil RUPST

Volume perdagangan dalam sejam pertama mencapai 11,92 miliar lembar saham dengan total nilai transaksi Rp 6,72 triliun dan frekuensi 648.620 kali.

Sebanyak 442 saham tercatat menguat, 199 saham melemah, dan 1.600 saham stagnan. Indeks LQ45 juga naik 1,8 persen.

Tiga Saham Tembus ARA

Tiga saham berhasil menyentuh batas auto rejection atas (ARA), dipimpin PT Multitrend Indo Tbk (BABY) yang melonjak 34,62 persen menjadi Rp 140.

PT Prime Agro Resources Tbk (SGRO) melejit 25 persen ke Rp 2.800, dan PT Multipolar Technology Tbk (MLPT) terbang 19,2 persen ke Rp 14.900.

Top gainers lainnya meliputi PT Magna Investama Mandiri Tbk (MGNA) naik 25,4 persen ke Rp 70, PT Citatah Tbk (CTTH) naik 21,88 persen ke Rp 117, PT Newport Marine Services Tbk (BOAT) naik 20,99 persen ke Rp 98, dan PT Semacom Integrated Tbk (SMCR) naik 20,73 persen ke Rp 99.

>>> Pemprov DKI Tindak 456 Pelanggaran Parkir Liar, 11 Juru Parkir Diamankan

Enam Saham Masuk ARB

Di sisi lain, enam saham terkoreksi hingga menyentuh batas auto rejection bawah (ARB).

PT Super Bank Indonesia Tbk (SUPA) anjlok 15 persen ke Rp 510, dan PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX) melemah 14,95 persen ke Rp 910.

PT Citra Tubindo Tbk (CTBN) turun 14,77 persen ke Rp 6.350, PT Dua Putra Utama Makmur Tbk (DPUM) turun 14,67 persen ke Rp 128, PT Asiaplast Industries Tbk (APLI) turun 14,58 persen ke Rp 246, dan PT Island Concepts Indonesia Tbk (ICON) merosot 14,05 persen ke Rp 104.

Bursa Asia Mayoritas Menguat

Penguatan IHSG sejalan dengan mayoritas bursa Asia.

Indeks Straits Times Singapura naik 1,04 persen, Nikkei Jepang naik 0,98 persen, dan Shanghai China naik tipis 0,29 persen.

>>> KPK Tangkap Bupati Muara Enim Edison dalam OTT, Total 10 Orang Diamankan

Sementara itu, indeks Hang Seng Hong Kong justru terkoreksi 0,27 persen.