Meta dan Raksasa Teknologi Sepakati Ganti Rugi Dampak Media Sosial
Sejumlah perusahaan teknologi raksasa global, termasuk Meta, Alphabet (induk Google), Snap, dan ByteDance (induk TikTok), telah menyepakati penyelesaian gugatan dengan nilai puluhan juta dolar AS.
Tuntutan hukum tersebut berkaitan dengan tuduhan bahwa platform media sosial mereka ikut memicu krisis kesehatan mental di kalangan pelajar di Amerika Serikat.
>>> Kurs Rupiah Menguat 43 Poin ke Rp 18.144 Per Dolar AS pada 9 Juni 2026
Perkara ini bermula dari gugatan yang dilayangkan oleh Distrik Sekolah Breathitt County di Kentucky, AS.
Pihak distrik menuduh perusahaan-perusahaan tersebut dengan sengaja merancang platform dengan fitur yang memicu kecanduan pada pengguna usia muda.
Akibatnya, para siswa dilaporkan mengalami lonjakan kasus kecemasan, depresi, hingga tindakan melukai diri sendiri, yang beban penanganannya ditanggung sekolah.
Rincian Pembayaran Ganti Rugi
Berdasarkan dokumen yang diperoleh Reuters, total nilai kompensasi mencapai 27 juta dolar AS atau sekitar Rp486 miliar (kurs Rp18.000).
Informasi ini menjadi pertama kalinya rincian nilai penyelesaian kasus tersebut diungkap ke publik.
Meta menjadi korporasi dengan kontribusi terbesar, yaitu 9 juta dolar AS (sekitar Rp162 miliar).
Snap dan ByteDance masing-masing membayar 8 juta dolar AS (sekitar Rp144 miliar).
Alphabet berkomitmen membayar 2,01 juta dolar AS (sekitar Rp36,18 miliar).
Kesepakatan damai dengan Meta ditandatangani pada 21 Mei 2026.
Penyelesaian dengan Snap, ByteDance, dan Alphabet berlangsung dalam periode yang sama namun baru diungkap melalui permintaan catatan publik.
Sanggahan dan Komitmen Perusahaan
Meskipun menyetujui pembayaran, seluruh perusahaan tetap menyanggah semua tuduhan dalam gugatan.
>>> Apple Rombak Sistem AI dengan Integrasi Google Gemini di WWDC 2026
Meta, Snap, dan YouTube sebelumnya menyatakan telah menyelesaikan klaim melalui jalur damai.
Update Terbaru
Cara Mudah Mendapatkan Cuan Lewat Bot Telegram Signal 2193 yang Sedang Tren Tahun 2026
Jumat / 24-07-2026, 20:21 WIB
Kejutan, Justin Hubner Masuk Skuad Timnas Indonesia di Piala AFF
Jumat / 24-07-2026, 19:59 WIB
Kebakaran Hutan Meluas, Spanyol Umumkan Darurat Nasional
Jumat / 24-07-2026, 19:59 WIB
Waketum MUI Peringatkan Koruptor soal Azab dan Siksa Pedih Neraka
Jumat / 24-07-2026, 19:57 WIB
Setelah 22 Tahun, Sandara Park Akhirnya Ciptakan Musik Sendiri
Jumat / 24-07-2026, 19:57 WIB
VW Sempat Kaji Mesin Bensin untuk ID. Buzz, Tapi Tak Muat
Jumat / 24-07-2026, 19:57 WIB
Ketum MUI Usulkan Pembentukan Danantara Syariah Indonesia
Jumat / 24-07-2026, 19:57 WIB
Efek Juara Piala Dunia, Spanyol Ramai Diserbu Turis China
Jumat / 24-07-2026, 19:57 WIB
Polri Buka Suara soal Pelibatan Bhabinkamtibmas Awasi Wajib Pajak
Jumat / 24-07-2026, 19:56 WIB
KPK Terima Surat Kejagung untuk Supervisi Kasus Febrie Adriansyah
Jumat / 24-07-2026, 19:56 WIB
Media Vietnam Bantah Klaim Herdman soal Jumlah Pemain Naturalisasi
Jumat / 24-07-2026, 19:56 WIB
Perang AS vs Iran 5 Bulan, Trump Makin Frustrasi
Jumat / 24-07-2026, 19:56 WIB
Ekspansi Netflix ke Iklan dan Olahraga Langsung Dinilai Bisa Melemahkan Merek
Jumat / 24-07-2026, 19:56 WIB
Bukan Cuma Soal Injeksi, Ini Rahasia di Balik Hasil Perawatan Estetika yang Terlihat Natural
Jumat / 24-07-2026, 19:42 WIB







