Museum Virtual Sediakan Ribuan Sistem Operasi Lawas Siap Unduh
Pecinta teknologi kini dapat mencoba langsung berbagai sistem operasi komputer zaman dahulu melalui proyek Virtual OS Museum.
Platform digital ini menyediakan ribuan perangkat lunak lawas yang dapat dijalankan kembali menggunakan emulator.
>>> IHSG Ambles 4,52 Persen, Asing Catat Net Sell Rp587 Miliar pada 8 Juni 2026
Virtual OS Museum merupakan koleksi digital yang menyimpan lebih dari 1.700 instalasi dari 600 sistem operasi. Seluruh sistem operasi tersebut berasal dari 250 jenis platform yang berbeda.
Proyek besar ini dibangun oleh Andrew Warkentin, seorang developer sekaligus sejarawan sistem operasi. Ia telah tekun mengumpulkan image sistem operasi ini sejak tahun 2003.
Perpustakaan digital tersebut menyimpan sejarah komputasi yang sangat panjang.
Koleksinya dimulai dari 'Manchester Baby', komputer dengan stored program pertama di dunia dari tahun 1948, hingga build awal Android tahun 2011.
Pengguna dapat menemukan berbagai sistem operasi langka di dalam museum ini.
Beberapa di antaranya adalah varian DOS, OS MOS untuk komputer Acorn BBC Master, hingga OS hobi seperti NitrOS-9 dari era 80-an.
>>> Aturan Baru BPJS Kesehatan: Pasien Kontrol Dilarang Datang Lebih Awal
Keterbatasan Aplikasi Bawaan
File image yang tersedia dalam proyek ini umumnya tidak dilengkapi dengan perangkat lunak tambahan.
Saat dijalankan, pengguna hanya akan menemukan aplikasi dasar bawaan pabrik seperti kalkulator dan pengolah teks sederhana.
Mencari program tambahan untuk sistem operasi super lawas seperti CTSS akan menjadi tantangan yang sulit.
Meski demikian, museum ini dinilai sangat mumpuni untuk mengobati kerinduan pada sistem operasi populer seperti Windows 95.
Kebutuhan Ruang Penyimpanan
Pengguna yang tertarik mencoba disarankan untuk menyiapkan ruang penyimpanan yang besar di komputer. Ukuran file unduhan untuk seluruh koleksi sistem operasi ini tergolong sangat raksasa.
>>> Harga Emas Antam 9 Juni 2026 Turun Rp10.000 Per Gram
Format penuh dari proyek ini mencapai ukuran 127GB dalam bentuk zip. Sementara itu, untuk edisi 'Lite' yang mengunduh data sesuai kebutuhan tetap memerlukan penyimpanan awal sebesar 14GB.
Update Terbaru
Cara agar Otak Menua dengan Sehat Menurut Ahli Neurologi, Bukan Diet
Jumat / 24-07-2026, 23:00 WIB
Piala AFF 2026: Pembuktian Nadeo Argawinata sebagai Kiper Utama Timnas Indonesia
Jumat / 24-07-2026, 22:59 WIB
Lee Min-ho Kembali Jadi Aktor Korea Terfavorit di Mata Penggemar Global
Jumat / 24-07-2026, 22:59 WIB
Penumpang Alphard Penerobos Pelican Crossing HI Ternyata Anggota Polda Jabar
Jumat / 24-07-2026, 22:59 WIB
Persija Hormati Sanksi KFA untuk Shin Tae Yong, Belum Ambil Sikap
Jumat / 24-07-2026, 22:58 WIB
Hasil Piala AFF: Vietnam ke Puncak usai Bantai Timor Leste 7-0
Jumat / 24-07-2026, 22:58 WIB
Speedboat Bawa 11 Wisatawan Asing Hilang Kontak di Perairan Gorontalo
Jumat / 24-07-2026, 22:58 WIB
Fallout Co-Creator: Morrowind di Xbox Ubah Standar RPG Konsol
Jumat / 24-07-2026, 22:58 WIB
Facebook Luncurkan Lencana 'Facebook Verified' Gratis untuk Lawan AI Palsu
Jumat / 24-07-2026, 22:49 WIB
Mengenal Profesi Mixologist, Peracik Minuman yang Kini Makin Diburu Industri F&B
Jumat / 24-07-2026, 22:49 WIB
Game Freak Bawa Interaksi Anjing ke Level Baru di Beast of Reincarnation
Jumat / 24-07-2026, 22:44 WIB
Bos Amazon Games: Harga Konsol dan Steam Machine di Atas $1.000 Dorong Minat ke Cloud Gaming
Jumat / 24-07-2026, 22:43 WIB
Video Promo Film Anime The Ribbon Hero Soroti Ikatan Pine dan Safir
Jumat / 24-07-2026, 22:43 WIB
Jensen Huang Posting Pertama di X, Dukung Model AI Terbuka
Jumat / 24-07-2026, 22:43 WIB







