Salah satunya adalah membeli bahan makanan dalam jumlah besar untuk disimpan di freezer. Dengan begitu, selalu tersedia stok makanan untuk dimasak di rumah pada hari kerja.

Ada pula yang mengganti kebiasaan nongkrong di restoran dengan acara makan bersama teman di rumah. Setiap orang membawa makanan masing-masing.

Sebagian lainnya mulai menjadwalkan hari khusus untuk memasak dan memanfaatkan sisa makanan untuk beberapa kali makan berikutnya.

Sethi menekankan tujuan utama bukan sekadar berhenti makan di luar, melainkan memahami pengeluaran yang selama ini tidak disadari.

Dengan mengetahui ke mana uang mengalir, seseorang bisa mengalihkan dana untuk tujuan lebih penting seperti menabung, berinvestasi, atau membayar utang.

Salah satu klien Sethi mengaku berhasil mengurangi kebiasaan makan di luar dari lima hingga enam kali seminggu. Uang yang dihemat kemudian digunakan untuk mempercepat pelunasan utang kartu kredit.

"Setelah hari yang panjang memang melelahkan untuk memasak dan membereskan dapur. Tapi melihat utang terus berkurang memberikan kepuasan tersendiri," ujar klien tersebut.

Sethi menilai langkah pertama adalah bersikap jujur terhadap kebiasaan belanja sendiri. "Mulailah dengan percakapan yang jujur.

Apa yang terlalu banyak Anda belanjakan? Di mana Anda bisa mengurangi pengeluaran?"

tulisnya.

>>> vivo Siapkan OriginOS 6 Fold untuk Optimalkan Layar X Fold 6

Ia menekankan semakin terbuka seseorang membahas keuangan, semakin mudah mengelola uang secara bijak dan sesuai tujuan hidup.