Banyak orang mengira pengeluaran terbesar berasal dari cicilan atau barang mewah. Namun, self-made miliuner Ramit Sethi justru menyebut makanan sebagai sumber kebocoran uang terbesar.

Dalam buku terbarunya Money for Couples, Sethi mengungkapkan sekitar 90% orang yang ia temui memiliki peluang menghemat uang paling besar dari pos pengeluaran makanan.

>>> Ledakan Tambang di China Picu Lonjakan Harga Batu Bara Global

Baik makan di restoran maupun memesan secara online.

"Dari 90% orang yang saya ajak bicara, makanan adalah kategori terbesar di mana ada uang yang bisa ditabung dan dialihkan ke hal yang lebih penting," tulis Sethi dikutip dari CNBC Make It.

Ia menjelaskan pengeluaran makanan sering tidak disadari karena berkaitan dengan emosi dan kebiasaan sehari-hari. "Beli makan malam bukan hanya soal lapar.

Ada unsur kenyamanan, impulsif, hadiah untuk diri sendiri, dan banyak faktor lainnya," ujarnya.

Pengeluaran makanan juga tersebar dalam banyak transaksi kecil yang sulit dilacak. Misalnya membeli makan siang saat bekerja, makan malam bersama teman, atau memesan pizza untuk anak-anak.

Akibatnya, total pengeluaran bulanan untuk makanan sering jauh lebih besar dari perkiraan.

Banyak orang baru menyadari besarnya biaya makan di luar setelah memeriksa laporan kartu kredit atau rekening bank.

Cara Mengubah Kebiasaan Finansial

Sethi menyarankan pasangan atau keluarga mulai mencatat seluruh pengeluaran makan di luar menggunakan kartu kredit atau metode pembayaran yang sama.

Hal ini agar lebih mudah dipantau.

Perubahan kebiasaan perlu dilakukan secara bertahap dan saling mendukung. Beberapa klien Sethi berhasil memangkas pengeluaran makanan dengan berbagai cara.

>>> Apple Gandeng Google Kembangkan Kecerdasan Buatan Apple Intelligence