Format start balapan MotoGP akan berubah dalam waktu dekat.

Seluruh tim kontestan telah menyepakati penambahan jarak pada area grid start antar-baris yang mulai diterapkan pada GP Jerman 2026.

>>> Peugeot Rilis Gambar Pertama e-208 GTi Produksi, Debut 12 Juni

Kebijakan ini diambil sebagai respons terhadap insiden tabrakan beruntun di Tikungan 1 Sirkuit Barcelona-Catalunya.

Peristiwa dalam momen restart pertama GP Catalunya itu menyebabkan pebalap LCR Honda, Johann Zarco, mengalami cedera parah dan belum pulih.

Pihak promotor MotoGP Sports Entertainment Group (MGPSEG) segera bertindak setelah insiden pada pertengahan Mei tersebut.

Mereka mengadakan dialog intensif bersama Asosiasi Produsen Olahraga Sepeda Motor (MSMA) serta perwakilan tim.

Fokus utama pembahasan adalah menyusun strategi untuk menekan kepadatan motor saat rombongan pebalap melewati tikungan pertama setelah start.

Sektor itu selama ini menjadi area paling rawan kecelakaan.

Kesepakatan final tercapai dalam pertemuan pada Sabtu sore. Hasil diskusi menghasilkan cetak biru keselamatan yang penerapannya dibagi menjadi dua fase.

Dua Fase Penerapan Aturan Baru

Tahap pertama akan dimulai pada seri Sachsenring, Jerman, yang dijadwalkan bergulir pada 12 Juli mendatang.

Jarak antar-baris pada grid start akan diperlebar sejauh 3 meter untuk memberikan ruang gerak lebih aman bagi pebalap.

Pada fase kedua, otoritas balap berencana melarang penuh penggunaan alat pengatur ketinggian motor atau holeshot device saat start.

>>> TVS Siapkan Skutik Maxi 160cc Pendingin Cairan untuk Pasar Premium

Aturan ini disiapkan untuk berjalan mulai GP Inggris di Sirkuit Silverstone pada pertengahan Agustus.

Sebelum diterapkan resmi, seluruh tim setuju melakukan uji coba prosedur baru di Sirkuit Brno, Republik Ceko, dua pekan mendatang.