PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) resmi membagikan dividen tunai sebesar Rp21,9 triliun kepada para pemegang saham.

Keputusan ini diambil dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada Senin (8/6/2026).

>>> Prabowo Lantik Nanik Sudaryati Deyang sebagai Kepala BGN, Fokus Efisiensi Anggaran

Nilai dividen tersebut setara dengan Rp221 per saham atau Rp22.100 per lot sebelum dipotong pajak.

Total pembayaran mencapai 123 persen dari laba bersih sepanjang tahun 2025.

Perseroan mengambil dana tambahan sekitar Rp4,2 triliun yang bersumber dari laba ditahan tahun-tahun sebelumnya.

Penurunan harga saham TLKM sebesar 14,86 persen ke posisi Rp2.350 pada penutupan perdagangan Senin (8/6/2026) membuat proyeksi imbal hasil dividen (dividend yield) emiten ini menembus angka 9,4 persen.

Manajemen perseroan menjadwalkan pembayaran dividen paling lambat pada 10 Juli 2026.

>>> IHSG Berpotensi Anjlok ke Bawah 5.100, Tertekan Pelemahan Rupiah dan Daya Beli

Pembayaran diberikan kepada pemegang saham yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) per penutupan perdagangan 19 Juni 2026.

Direktur Utama Telkom, Dian Siswarini, menyatakan bahwa keputusan pembagian dividen mempertimbangkan keseimbangan antara pengembalian kepada pemegang saham dan kebutuhan investasi jangka panjang.

Manajemen menambahkan bahwa langkah akselerasi depresiasi yang menekan performa laba bersih hanya bersifat non-tunai.

Dengan demikian, kekuatan arus kas internal perusahaan tetap terjaga secara aman.

>>> Kepuasan Publik terhadap Trump Tertahan di Level Terendah

Dian Siswarini menegaskan bahwa perseroan berhasil menjaga fundamental bisnis dan memperkuat arus kas meskipun menghadapi berbagai tekanan industri sepanjang 2025.