Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Nanik S. Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) di Istana Kepresidenan pada Senin (8/6/2026).

Pelantikan ini merupakan bagian dari perombakan struktur pimpinan BGN untuk mengoptimalkan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

>>> Tiket Pre-sale Supergirl Masuk Lima Besar Film Superhero Terlaris

Nanik, yang berlatar belakang jurnalis, didampingi oleh dua wakil kepala baru, yaitu Agustina Arumsari dan Trenggono.

Sebelumnya, Presiden mencopot tiga dari empat pimpinan BGN terdahulu, termasuk Dadan Hindayana.

Dewan Pengarah Akan Diisi Pakar Gizi

Menanggapi sorotan publik tentang ketiadaan pakar gizi di jajaran pimpinan inti, BGN berencana menunjuk figur eksternal dari kalangan akademisi untuk mengisi struktur pengawasan.

>>> PBSI Tarik Dua Ganda Putra dari Australian Open 2026

Para profesor ahli gizi, profesor anak, dan dokter anak akan ditempatkan di Dewan Pengarah guna memastikan program bantuan tepat sasaran.

"Dewan Pengarah yang terdiri dari 7 orang. Mungkin di antara tujuh orang itu, lima kemungkinan mereka adalah dari pakar-pakar gizi," ujar Nanik.

Pengisian posisi pakar di Dewan Pengarah dirancang untuk merumuskan standar nutrisi bagi para penerima manfaat.

>>> BGN Tunjuk Lima Pakar Gizi Isi Dewan Pengarah

Sebelum penunjukan ini, posisi pimpinan baru diisi oleh sosok dengan latar belakang non-gizi, seperti Agustina Arumsari yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).