Film pahlawan super terbaru DC Studios, Supergirl, yang dibintangi Milly Alcock, berhasil menembus jajaran lima besar penjualan tiket pre-sale dalam 24 jam pertama di Amerika Serikat.

Berdasarkan laporan Portal Box Office, penjualan tiket Supergirl melampaui capaian The Marvels (2023) dan kini menduduki peringkat keempat.

>>> PBSI Tarik Dua Ganda Putra dari Australian Open 2026

Sebanyak 110 ribu tiket terjual dalam 24 jam pertama untuk film arahan Craig Gillespie tersebut.

Capaian itu masih jauh di bawah Superman (2025) yang memuncaki daftar dengan 325 ribu tiket terjual, setara USD 5 juta.

Di atas Supergirl, ada Thunderbolts* (2025) dengan 160 ribu tiket dan Black Widow (2021) yang menjual 175 ribu tiket atau USD 2,4 juta.

Supergirl mengumpulkan USD 1,75 juta atau sekitar Rp31,7 miliar dari pre-sale.

>>> BGN Tunjuk Lima Pakar Gizi Isi Dewan Pengarah

Para analis memproyeksikan film ini akan meraup USD 55 juta atau Rp998 miliar pada pekan perdana.

Proyeksi tersebut dinilai kurang menggembirakan karena mirip dengan performa The Flash (2023) yang merugi.

Supergirl diproduksi dengan anggaran USD 170-175 juta, lebih efisien dari The Flash yang mencapai USD 200 juta.

Untuk mencapai titik impas, Supergirl membutuhkan pendapatan global sekitar USD 315-425 juta.

>>> Harga Emas Spot Dunia Stabil di US$ 4.334 Per Ons Troi pada 8 Juni 2026

Di Indonesia, film ini dijadwalkan tayang pada 24 Juni 2026, dua hari lebih awal dari jadwal rilis di AS.