Klub kasta tertinggi Liga Belanda, Sparta Rotterdam, dilaporkan tengah membuka komunikasi intensif untuk memboyong penyerang Timnas Indonesia, Ragnar Oratmangoen.

Kabar ini mencuat menjelang berakhirnya masa kontrak sang pemain pada akhir Juni 2026.

>>> Juventus Sepakat Pribadi dengan Alexander Sorloth, Siap Gantikan Vlahovic

Laporan media Belanda Sparta Nieuws yang dikutip Bola menyebutkan bahwa Sparta Rotterdam sedang melakukan pembicaraan dengan Ragnar Oratmangoen.

"Sparta Rotterdam sedang melakukan pembicaraan dengan Ragnar Oratmangoen; belum ada kesepakatan resmi, tetapi sang pemain, manajemen, dan Sparta sedang melakukan negosiasi," tulis Sparta Nieuws.

Proses negosiasi antara kedua belah pihak dikabarkan masih berjalan demi mencapai kesepakatan final dalam waktu dekat.

"Kita tunggu kelanjutannya dalam beberapa hari ke depan," lanjut laporan tersebut.

Pemain berusia 28 tahun itu kini berstatus bebas transfer setelah menyudahi musim 2025/2026 bersama FCV Dender dengan mencatatkan 19 penampilan.

Langkah Ragnar untuk mencari klub baru menguat setelah dirinya gagal membantu FCV Dender bertahan di Belgian Pro League karena menelan kekalahan dalam babak play-off degradasi.

>>> Belanda Uji Coba Terakhir Lawan Uzbekistan di New York

Selain peluang kembali merumput di Belanda bersama klub yang membesarkan namanya seperti TOP Oss hingga FC Groningen, nama Ragnar juga masuk dalam radar bidikan beberapa klub lokal Indonesia seperti Persija Jakarta, Bali United, dan Garudayaksa FC.

Peluang merapat ke Persija Jakarta ikut mengemuka seiring penunjukan Shin Tae-yong sebagai pelatih kepala baru Macan Kemayoran pada Senin (8/6/2026).

Pelatih asal Korea Selatan tersebut menyatakan ketertarikannya untuk memboyong kembali beberapa anak asuhnya di skuad Garuda ke level klub.

"Ya, pasti ada niat untuk saya membawa pemain-pemain Timnas Indonesia sebelumnya yang bersama saya juga," ujar Shin Tae-yong, Pelatih Kepala Persija Jakarta.

Kendati demikian, rencana perekrutan tersebut tetap harus menyesuaikan dengan situasi kedekatan hukum sang pemain dengan klub lamanya.

>>> Sportsnet Rilis Peringkat Kekuatan 48 Tim Piala Dunia 2026

"Tetapi, kan kita harus lihat situasi masing-masing pemain seperti apa, contoh seperti kontrak mungkin sudah terikat bersama tim-tim sekarang dan lain-lain juga," kata pelatih asal Korea Selatan tersebut.