Istana Kaji Opsi Kantin Sekolah untuk Makan Bergizi Gratis di Wilayah 3T
Istana Kepresidenan menegaskan bahwa usulan pemanfaatan kantin sekolah sebagai dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) masih dalam tahap kajian dan belum menjadi kebijakan resmi.
Gagasan tersebut bukan arahan khusus Presiden Prabowo Subianto, melainkan satu dari berbagai opsi yang dipertimbangkan untuk menyempurnakan tata kelola program.
>>> BJB Syariah Percepat Pemulihan Gangguan Layanan Digital
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyatakan bahwa Badan Gizi Nasional (BGN) diminta mencari alternatif pelaksanaan yang sesuai kondisi daerah, terutama di kawasan tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).
"Oleh karena itu, dalam rangka perbaikan maka dimintalah teman-teman BGN untuk memikirkan skema-skema yang mungkin bisa dilakukan, yang bisa jadi itu berbeda dengan skema di tempat-tempat yang ideal," kata Prasetyo Hadi.
Wilayah dengan keterbatasan infrastruktur memerlukan pendekatan berbeda agar program MBG tetap efektif. Salah satu opsi adalah memanfaatkan fasilitas siap pakai seperti kantin sekolah, dapur umum, atau dapur komunitas.
"Semua sedang dikaji oleh teman-teman pimpinan BGN yang baru," ujar Prasetyo Hadi.
>>> Ekonom BTN Proyeksikan Cadangan Devisa Indonesia Bertahan di US$ 143 Miliar hingga Akhir 2026
Efisiensi Anggaran dan Kerja Sama
Sebelumnya, Badan Gizi Nasional telah mengungkapkan langkah penyiapan skema baru untuk memperluas program MBG di wilayah 3T pada Kamis (4/6/2026).
Pemanfaatan fasilitas yang ada dinilai dapat meningkatkan efisiensi dan mengurangi kebutuhan pembangunan dapur baru atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
BGN juga membuka peluang kerja sama dengan BUMN, sektor swasta melalui CSR, yayasan, dan lembaga lain untuk mendukung perluasan layanan dengan tetap memprioritaskan kualitas makanan.
"Jadi ada beberapa alternatif, intinya untuk mengurangi beban anggaran APBN dan kita intinya tidak harus membangun dapur baru, itu prinsipnya.
>>> Methosa Rilis Lagu Satir Biru Pink, Kritik Realitas Sosial Lewat Hip-Hop
Kita bisa menggunakan dapur-dapur, misalnya kantin sekolah," kata Kepala BGN Nanik S Deyang.
Update Terbaru
Cak Imin Ungkap Alasan Angkat Prabowonomics Jadi Tema Harlah PKB
Jumat / 24-07-2026, 04:24 WIB
3 Orang Istimewa Tak Butuh Paspor untuk Keliling Dunia, Siapa Saja?
Jumat / 24-07-2026, 04:24 WIB
Jadwal Siaran Langsung Indonesia vs Filipina di Leg 2 SEA V Cup 2026
Jumat / 24-07-2026, 04:24 WIB
Strategi China Percepat Pembangunan Pembangkit Listrik Energi Terbarukan hingga 2026
Jumat / 24-07-2026, 04:08 WIB
Sinopsis Shuddh Desi Romance di Mega Bollywood Paling Yahud Hari ini 24 Juli 2026 di ANTV
Jumat / 24-07-2026, 04:00 WIB
Jadwal Mega Bollywood Paling Yahud 25 – 26 Juli 2026
Jumat / 24-07-2026, 04:00 WIB
Keserakahan Google Hancurkan Web Terbuka, Penerbit Mulai Ambil Sikap
Jumat / 24-07-2026, 03:56 WIB
Trump Ancam Serang Iran Lebih Masif dari Operasi Epic Fury
Jumat / 24-07-2026, 03:56 WIB
Jaksa Ungkap Modus Penyamaran Honor Dude Harlino Sebagai Pinjaman
Jumat / 24-07-2026, 03:56 WIB
Mossad Gagalkan Operasi Rahasia Iran, Agen Lalai Jadi Penyebab
Jumat / 24-07-2026, 03:56 WIB
Kasus Ijazah Jokowi Berakhir Tanpa Pembuktian, Aktivis: Tidak Semua Pahlawan Selesai
Jumat / 24-07-2026, 03:56 WIB
Assassin's Creed Black Flag Resynced Laku 3,5 Juta Unit dalam 2 Pekan, Lampaui Target Tahunan Ubisoft
Jumat / 24-07-2026, 03:53 WIB
George R.R. Martin Kembali Menulis, Novella Keempat Dunk and Egg dalam Pengerjaan
Jumat / 24-07-2026, 03:53 WIB
Gavin Williams Catat Immaculate Inning Lawan Minnesota Twins
Jumat / 24-07-2026, 03:53 WIB







