Manajemen Real Madrid secara resmi menjatuhkan sanksi denda kepada dua pemainnya, Federico Valverde dan Aurelien Tchouameni. Keputusan ini diambil setelah keduanya terlibat bentrok fisik dalam sesi latihan tim.

Klub raksasa Spanyol itu mewajibkan masing-masing pemain membayar denda sebesar 500 ribu euro atau sekitar Rp8,7 miliar.

>>> Real Madrid Pertimbangkan Pulangkan Jose Mourinho Gantikan Arbeloa

Insiden tersebut mengakibatkan Valverde mengalami cedera pada bagian kepala.

Akibat cedera kepala yang dideritanya, Valverde harus menepi dari lapangan selama 10 hingga 14 hari.

Pemain asal Uruguay itu dipastikan absen dalam laga El Clasico melawan Barcelona pada akhir pekan nanti.

Sementara itu, Tchouameni tidak mendapatkan sanksi skorsing pertandingan. Pemain asal Prancis tersebut tetap tersedia dan siap diturunkan oleh tim pelatih untuk pertandingan mendatang.

Pasca-insiden, Tchouameni menyampaikan klarifikasi dan permohonan maaf secara terbuka melalui media sosial. Ia mengakui bahwa tindakan emosionalnya di lapangan latihan tidak dapat dibenarkan.

"Yang terjadi pekan ini tidak bisa diterima. Frustrasi tidak bisa menjadi alasan untuk segalanya," tulis Tchouameni.

Menurut laporan media Spanyol, ketegangan antara kedua pemain sudah mulai terlihat sejak sesi latihan Kamis (7/5/2026).

>>> Timnas U-19 Pantau Cedera Reno Salampessy Jelang Semifinal AFF

Saat itu, Valverde melakukan tekel keras kepada Tchouameni yang memicu perdebatan sengit.

Situasi internal tim tidak kunjung mereda pada hari berikutnya. Perselisihan semakin memanas hingga berujung pada kontak fisik di area latihan.

Akibat benturan fisik, Valverde dikabarkan harus dibawa ke rumah sakit dengan kursi roda. Ia mendapat pendampingan langsung dari pelatih Alvaro Arbeloa.

Cedera kepala tersebut memaksa tim medis memberikan beberapa jahitan pada wajah Valverde. Tchouameni menegaskan bahwa friksi di ruang ganti tidak mencerminkan nilai dan standar tinggi Real Madrid.

Krisis Performa Los Blancos Musim Ini

Insiden internal ini memperkeruh situasi Real Madrid yang sedang dalam periode sulit musim ini. Performa Los Blancos belum menunjukkan peningkatan signifikan di bawah pelatih interim Alvaro Arbeloa.

Arbeloa ditunjuk memimpin tim setelah manajemen memecat Xabi Alonso pada Januari lalu. Posisi Madrid di klasemen LaLiga masih tertinggal cukup jauh dari Barcelona.

>>> Timnas Indonesia U-19 Pantau Cedera Reno Salampessy Jelang Semifinal

Kondisi ini membuat Real Madrid terancam tanpa trofi musim ini. Meski situasi internal memanas, manajemen dikabarkan tetap mempertahankan Valverde dan Tchouameni untuk musim depan.