Universal Music Group Jajaki Penerbitan Obligasi Rp20 Triliun
Universal Music Group NV dikabarkan sedang menjajaki penerbitan obligasi dua tahap senilai 1 miliar euro atau setara Rp20 triliun.
Langkah ini dilakukan setelah perusahaan menolak tawaran akuisisi dari miliarder hedge fund, Bill Ackman.
>>> Ukraina Klaim Rebut Kembali 600 Km² Wilayah dari Rusia Sepanjang 2026
Perusahaan hiburan musik global tersebut masuk ke pasar obligasi untuk membiayai kembali utang yang ada saat ini.
Selain itu, dana yang dihimpun juga akan digunakan untuk mendanai kebutuhan korporasi secara umum.
Peringkat Utang dan Kewajiban yang Segera Jatuh Tempo
Universal Music Group saat ini memiliki peringkat Baa1 dari Moody's Ratings dan BBB+ dari S&P Global Ratings.
Perusahaan tercatat memiliki pinjaman jangka pendek atau bridge loan senilai 1 miliar euro yang akan jatuh tempo pada akhir Juli.
Selain itu, perusahaan juga memiliki obligasi senilai 500 juta euro yang akan jatuh tempo pada tahun 2027.
Penerbitan obligasi baru ini diharapkan dapat menyelesaikan kewajiban keuangan yang segera datang.
Skema penawaran instrumen utang tersebut mencakup dua bagian, yaitu tranche bertenor empat tahun dan tranche bertenor 10 tahun.
>>> Pemerintah Perpanjang Transisi Batas Belanja Pegawai Daerah 30 Persen
Masing-masing tenor diperkirakan memiliki nilai mencapai 500 juta euro.
Juru bicara Universal Music belum memberikan tanggapan terkait permintaan komentar mengenai aksi korporasi ini.
Latar Belakang Penolakan Akuisisi Bill Ackman
Transaksi penawaran obligasi dilakukan setelah Bill Ackman menjual kepemilikan sahamnya senilai 1,42 miliar euro di Universal Music yang tercatat di bursa Amsterdam.
Sebelumnya, Universal Music menolak tawaran Ackman yang akan menilai perusahaan sekitar 56 miliar euro.
Manajemen Universal Music menilai bahwa harga yang diajukan oleh Bill Ackman secara fundamental dan material meremehkan nilai asli dari UMG.
Peran Lembaga Keuangan dalam Penerbitan Obligasi
Dalam penjualan obligasi kali ini, BNP Paribas SA dan Crédit Agricole CIB bertindak sebagai koordinator global. Penjualan ini juga didampingi oleh sejumlah lembaga keuangan sebagai bookrunner aktif.
>>> Christian Eriksen dalam Kondisi Baik Usai Kolaps saat Denmark Vs Ukraina
Lembaga yang bertindak sebagai bookrunner aktif meliputi Intesa Sanpaolo, Mediobanca SpA, Mizuho Financial Group Inc., Morgan Stanley, Banco Santander SA, dan Société Générale SA.
Update Terbaru
Sinopsis Phir Bhi Dil Hai Hindustani di Mega Bollywood Paling Yahud Hari ini 24 Juli 2026 di ANTV
Jumat / 24-07-2026, 05:00 WIB
Sinopsis Shuddh Desi Romance Paagal di Mega Bollywood Paling Yahud
Jumat / 24-07-2026, 05:00 WIB
YAAMPUN! Asmara Gen Z Semakin Tergelincir, Inilah Program Televisi dengan Rating Terbaik Hari ini 24 Juli 2026
Jumat / 24-07-2026, 05:00 WIB
Sinopsis Escape Plan: The Extractors di Bioskop Trans TV Hari ini 24 Juli 2026
Jumat / 24-07-2026, 05:00 WIB
Sinopsis Lake Placid vs Anaconda di Bioskop Trans TV Hari ini 24 Juli 2026
Jumat / 24-07-2026, 05:00 WIB
Jadwal Bioskop Trans TV 25 – 26 Juli 2026
Jumat / 24-07-2026, 05:00 WIB
Blade Runner 2099: Showrunner Ungkap Plot Perang Replicant, Ridley Scott Terlibat Langsung
Jumat / 24-07-2026, 04:57 WIB
Trailer Perdana Seven Havens, Spin-off Avatar: The Last Airbender, Dirilis di SDCC 2026
Jumat / 24-07-2026, 04:57 WIB
Prabowo: Ada Kampanye Besar untuk Goyahkan Indonesia, Jangan Terpengaruh
Jumat / 24-07-2026, 04:57 WIB
Senator AS: Hanya Trump dan Kroninya yang Ingin Perang Iran Berlanjut
Jumat / 24-07-2026, 04:57 WIB







