Gelandang tim nasional Denmark, Christian Eriksen, dilaporkan dalam kondisi baik setelah mengalami kolaps di pertengahan babak kedua laga persahabatan melawan Ukraina di Odense, Minggu (7/6/2026).

Insiden tersebut menyebabkan pertandingan dihentikan sementara saat Denmark unggul 2-1.

>>> Taylor Swift Rilis Video Musik I Knew It, I Knew You untuk Toy Story 5

Eriksen segera mendapatkan penanganan medis di rumah sakit setempat. Ia mampu bangkit dan berjalan keluar lapangan secara mandiri.

Dokter tim nasional Denmark, Morten Boesen, mengonfirmasi bahwa alat pacu jantung jenis Implantable Cardioverter Defibrillator (ICD) yang terpasang di tubuh Eriksen berfungsi dengan baik.

"Saya berbicara dengan Christian tadi pagi, dan dia baik-baik saja. Dia bersama keluarganya dan dalam keadaan sehat," ujar Boesen pada Senin (8/6), dikutip BBC.

Pihak medis juga menyampaikan rencana pemulangan sang pemain setelah melihat respons positif dari pemeriksaan di rumah sakit.

>>> Harga Bitcoin Mulai Stabil Usai Anjlok di Bawah Level 60.000 Dolar AS

"Harapannya, dia akan segera diperbolehkan pulang dan bisa kembali ke rumah," lanjut Boesen.

Peristiwa ini bukan pertama kalinya Eriksen mengalami gangguan jantung di lapangan. Sebelumnya, ia mengalami gagal jantung saat Piala Eropa 2020 dan sejak itu menggunakan ICD.

Mantan rekan setimnya di Ajax Amsterdam, Daley Blind, juga memiliki riwayat serupa.

Blind didiagnosis peradangan otot jantung pada Desember 2019 dan menggunakan ICD sebelum pulih dan tetap aktif bermain di Girona.

>>> APBI Sambut Pembatalan Skema Gross Split Sektor Minerba

Eriksen masih aktif berkarier di Wolfsburg dengan kontrak hingga tahun depan dan opsi perpanjangan hingga 2028.