Koreksi Saham Bank Dipicu Kekhawatiran Makro, RHB Sekuritas Sarankan Akumulasi
Penurunan harga saham sektor perbankan dalam beberapa waktu terakhir dinilai lebih disebabkan oleh kekhawatiran terhadap kondisi makroekonomi, bukan karena lemahnya fundamental perusahaan.
Kondisi ini justru dinilai sebagai momentum yang tepat bagi investor jangka panjang untuk melakukan akumulasi. Potensi keuntungan dinilai semakin terbuka lebar.
>>> Kemensos Sediakan Akses Online Cek Desil Bansos 2026
Riset RHB Sekuritas menunjukkan bahwa bank-bank dalam cakupan pengamatannya mencatatkan kinerja kuat per April 2026. Laba bersih bank secara mandiri tumbuh 8,7%.
Kenaikan profitabilitas didukung oleh ekspansi kredit yang solid, pendapatan berbasis komisi yang tangguh, serta penurunan biaya kredit. Pertumbuhan PPOP mencapai 6,6%.
Penyaluran kredit tumbuh sehat 11,7%, didorong permintaan dari segmen korporasi dan komersial. Empat bank besar menjadi pendorong utama pertumbuhan.
Kualitas aset membaik dengan penurunan biaya kredit sektor dari 1,4% menjadi 1,3% dibanding periode sama tahun lalu.
Namun, tekanan terhadap margin masih berlanjut. Net interest margin (NIM) sektor turun menjadi 4,9% dari 5% pada April 2026.
>>> Pemkot Bandung Lelang Ulang Pengelolaan Bandung Zoo Senilai Triliunan Rupiah
Persaingan kredit yang ketat, meningkatnya porsi kredit korporasi dengan yield lebih rendah, serta kenaikan suku bunga BI diperkirakan menjaga biaya dana tetap tinggi.
RHB Sekuritas melihat aksi jual masif pada saham perbankan dipicu kecemasan makro, seperti pelemahan rupiah dan risiko penurunan peringkat kredit negara.
Sekuritas ini mempertahankan rekomendasi overweight untuk sektor perbankan Indonesia. Saham anggota Himbara menjadi pilihan utama.
RHB memberikan rekomendasi beli untuk BMRI dengan target harga Rp5.920, BBRI Rp4.000, BRIS Rp2.800, dan BBTN Rp1.630.
>>> OpenAI Rombak ChatGPT Jadi Asisten AI Serbabisa
Target tersebut berada di atas harga penutupan terakhir. BMRI ditutup di Rp3.720, BBRI Rp2.620, BRIS Rp1.620, dan BBTN Rp1.040.
Update Terbaru
Danantara Puji Transformasi Jasamarga: Luar Biasa
Jumat / 24-07-2026, 09:43 WIB
Zulhas: Penyaluran Bansos di Koperasi Merah Putih Mulai September 2026
Jumat / 24-07-2026, 09:43 WIB
KPK Periksa Pejabat Kemenhut dan ATR/BPN soal Pelepasan Hutan Kuansing
Jumat / 24-07-2026, 09:43 WIB
Kendaraan Baru Tanpa Pelat Nomor Dipakai di Jalan, Boleh atau Tidak?
Jumat / 24-07-2026, 09:42 WIB
Netanyahu Yakin Pakta Nuklir AS-Saudi Buka Jalan Normalisasi dengan Riyadh
Jumat / 24-07-2026, 09:42 WIB
Arti Kedipan Mata Kucing: Tanda Sayang atau Masalah Kesehatan?
Jumat / 24-07-2026, 09:39 WIB
De La Fuente Kecam Keributan Usai Final Piala Dunia 2026
Jumat / 24-07-2026, 09:39 WIB
Prabowo Klaim Hentikan Kebocoran Anggaran, Hemat Rp300 Triliun
Jumat / 24-07-2026, 09:39 WIB
Dokter IGD RSUD Sampang Ditangkap saat Pakai Sabu Bareng Jukir
Jumat / 24-07-2026, 09:38 WIB
IHSG Dibuka Melemah ke 6.255, 369 Saham Tertekan
Jumat / 24-07-2026, 09:38 WIB
2 Orang Ditikam di New York, Mamdani Sebut Perbuatan Tercela
Jumat / 24-07-2026, 09:38 WIB
Rupiah Loyo ke Level Rp17.979 per Dolar AS Pagi Ini
Jumat / 24-07-2026, 09:37 WIB
Johnny Depp Kejutkan Penggemar di San Diego Comic-Con
Jumat / 24-07-2026, 09:37 WIB
Pakar Ungkap Penyebab Malam Lebih Dingin Saat Kemarau
Jumat / 24-07-2026, 09:37 WIB







