Liang Hua mengonfirmasi bahwa tekanan eksternal dari Washington menjadi salah satu faktor utama yang mempercepat proses transformasi digital tersebut.

Huawei menjadi bukti nyata lewat peluncuran ponsel pintar premium terbaru yang ditenagai chip lokal serta ekosistem mandiri.

Selain sukses menggulirkan sistem operasi buatan sendiri bernama HarmonyOS, Huawei juga memperluas implementasi chip rancangan domestik ke berbagai lini produk mereka.

Langkah ini memperkuat posisi mereka di tengah tensi persaingan teknologi global.

Tantangan Sektor Semikonduktor

Pernyataan dari petinggi Huawei ini mengemuka di tengah persaingan sengit antara Amerika Serikat dan China, khususnya pada sektor kecerdasan buatan serta semikonduktor.

Washington berdalih pembatasan ekspor dilakukan demi melindungi keamanan nasional mereka.

Kebijakan Amerika Serikat tersebut awalnya ditujukan untuk membatasi kemajuan militer China melalui teknologi canggih.

Namun, sejumlah pengamat menilai strategi ini justru menjadi bumerang yang memicu kemandirian teknologi China.

Liang Hua mengakui bahwa industri semikonduktor China saat ini masih harus menghadapi beragam tantangan besar.

>>> XLSmart Gelar Bravo 500 Summit 2026 untuk Dorong Transformasi Digital Nasional

Walakin, ia optimistis kemampuan teknologi domestik akan terus berevolusi dan semakin siap bersaing dengan produk global.