Samsung Galaxy Watch9 dan Galaxy Watch Ultra 2 mulai menunjukkan tanda-tanda kehadiran di pasar global. Kedua smartwatch terbaru tersebut telah muncul dalam database sertifikasi 3C di China.

Dokumen sertifikasi mengungkap bahwa perangkat dengan nomor model SM-L3550 dan SM-L7150 masih menggunakan pengisian daya 10W. Kemampuan ini mendukung pengisian daya 5V/2A yang serupa dengan generasi sebelumnya.

>>> Vivo V70 Lite vs V70 FE: Selisih Rp1,8 Juta, Ini Perbedaan Spesifikasinya

Kehadiran perangkat di lembaga sertifikasi 3C biasanya menjadi salah satu tahapan akhir sebelum produk diperkenalkan secara resmi.

Data ini sekaligus mengonfirmasi belum adanya peningkatan kecepatan pengisian baterai pada lini wearable Samsung tahun ini.

Kemunculan sertifikasi ini memperkuat laporan mengenai persiapan acara Galaxy Unpacked pada Juli 2026.

Sejumlah laporan industri menyebut Samsung akan memperkenalkan lini Galaxy Watch terbaru bersamaan dengan smartphone lipat Galaxy Z Fold dan Galaxy Z Flip.

Samsung diperkirakan tetap mempertahankan fokus pada optimalisasi efisiensi daya dan fitur kesehatan berbasis Galaxy AI.

Produsen asal Korea Selatan ini lebih menekankan integrasi sensor kesehatan, pelacakan aktivitas, serta konektivitas lintas perangkat Galaxy.

Faktor desain ringkas, keterbatasan ruang pendinginan, dan perlindungan umur baterai menjadi alasan utama lambatnya perkembangan charging speed pada smartwatch.

>>> Bocoran Galaxy S26 FE Muncul di Database WPC, Desain Modul Kamera Baru Terungkap

Hal ini membuat kecepatan pengisian daya wearable berkembang lebih lambat dibanding smartphone.

Model Perangkat dan Pengembangan Fitur Ekosistem

Samsung sebelumnya telah menghadirkan wireless fast charging pada lini Galaxy Watch Ultra.

Namun, sejumlah pengguna melaporkan kecepatan pengisian aktual di lapangan masih bervariasi tergantung adaptor, suhu perangkat, dan metode yang digunakan.