Jet tempur NATO berhasil menembak jatuh sebuah drone misterius yang melanggar wilayah udara Latvia di kawasan perbatasan timur pada Senin (8/6/2026).

Insiden tersebut memicu peningkatan ketegangan karena kekhawatiran meluasnya perang Rusia-Ukraina ke negara anggota NATO.

>>> Israel dan Iran Saling Serang Rudal, Harga Minyak Brent Melonjak

Deteksi militer Latvia menunjukkan bahwa objek terbang tanpa awak tersebut masuk dari arah Rusia.

Kendati demikian, otoritas terkait hingga saat ini masih belum bisa memastikan asal-usul maupun kepemilikan dari drone tersebut.

Sebelum tindakan penghancuran dilakukan, warga di wilayah timur Latvia sempat diminta untuk berlindung di dalam ruangan oleh otoritas setempat.

Peringatan keamanan ini kemudian dicabut setelah situasi dinilai kembali aman.

>>> Shin Tae-yong Pastikan Mariano Peralta Gabung Persija Jakarta

"Jet tempur Sekutu berhasil menembak jatuh drone yang memasuki wilayah udara Latvia," tulis militer Latvia melalui akun resminya di media sosial X.

Pihak militer mengonfirmasi keberhasilan netralisasi tersebut sebagai respons cepat terhadap ancaman keamanan udara.

Ketegangan ini terjadi di tengah intensitas serangan drone jarak jauh Ukraina ke wilayah Rusia yang juga berisiko menyasar kawasan perbatasan sekitarnya.

Kasus salah sasaran ini menambah daftar panjang pelanggaran ruang udara di negara-negara Baltik seperti Finlandia, Lithuania, dan Estonia.

>>> Kencana Energy Lestary (KEEN) Bagikan Dividen Tunai Rp 30,13 Miliar

Kewaspadaan lintas batas kini terus ditingkatkan oleh negara perbatasan yang bertetangga langsung dengan Rusia dan Belarus.