Pemerintah Pastikan Royalti Batubara Tetap Mengacu HBA
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa kewajiban pembayaran royalti perusahaan tambang batubara tetap mengacu pada Harga Batubara Acuan (HBA).
Pernyataan ini disampaikan di Gedung DPR RI, Jakarta, pada Senin (8/6/2026).
>>> Persija Jakarta Resmi Tunjuk Shin Tae-yong sebagai Pelatih Baru
Bahlil menjelaskan bahwa tidak ada perubahan dalam penetapan nilai royalti meskipun pemerintah menerapkan kebijakan ekspor komoditas sumber daya alam satu pintu melalui PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI).
"Yang jelas bahwa royaltinya itu akan dikenakan berdasarkan harga HBA, seperti biasa saja, nggak ada perubahan apa-apa.
Cuma ini kan yang tadinya bisa dijual langsung, sekarang dijualnya lewat PT DSI, gitu saja," ujar Bahlil.
Kebijakan ini berlaku sementara hingga Desember 2026 sambil pemerintah merumuskan formulasi yang tepat untuk masa mendatang.
Bahlil menambahkan bahwa dari Juni hingga Desember 2026, sistem yang berjalan masih berupa pencatatan karena kontrak jangka panjang yang sudah ada.
>>> Harga Batu Bara Kokas China Tembus Level Tertinggi Sejak 2024
"Nanti di 2027 baru kita mencari formulasi yang tepat," katanya.
Sistem Digital untuk Tata Kelola Ekspor
Chief Operating Officer (COO) Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara) Dony Oskaria mengungkapkan bahwa pihaknya sedang merancang sistem digital untuk mendukung tata kelola ekspor SDA strategis.
"Kita sedang men-develop satu sistem digitalisasi untuk memastikan bahwa seluruh transaksi sumber daya alam kita dilakukan secara wajar dan transparan," tutur Dony.
Dony juga mengimbau kalangan pengusaha dan publik untuk tidak khawatir karena seluruh kontrak ekspor dipastikan berjalan normal.
Pemerintah berkomitmen melakukan evaluasi berkala hingga implementasi penuh PT DSI tercapai pada 31 Desember 2026.
>>> Cara Cek Bansos PKH dan BPNT Juni 2026 Secara Online
"Kami hanya memastikan sampai dengan nanti kami menemukan pola yang lebih baik setelah 31 Desember 2026. Jadi tidak usah (khawatir), semuanya dilakukan secara normal dan transparan," pungkas Dony.
Update Terbaru
BI Terus Angkat Budaya Nusantara Lewat Museum dan Desain Rupiah
Jumat / 24-07-2026, 06:29 WIB
Harga Minyak Dunia Kembali Tembus US$100 per Barel
Jumat / 24-07-2026, 06:29 WIB
Respons MUI Usai Didatangi Menko Yusril Soal Abdul Karim Palestina
Jumat / 24-07-2026, 06:29 WIB
Jadwal Piala AFF 2026 Hari Ini: Vietnam dan Kamboja Main
Jumat / 24-07-2026, 06:29 WIB
WRI: Subsidi Energi Bisa Bengkak Jika Truk Masih Bergantung Solar
Jumat / 24-07-2026, 06:29 WIB
Dilarang di China, Harga per Gram Teh Ini Setara 6 Gram Emas
Jumat / 24-07-2026, 06:29 WIB
Prabowo Tegaskan Dukungan untuk Palestina Tak Bisa Ditawar
Jumat / 24-07-2026, 06:28 WIB
IHSG Diproyeksi Lanjut Menguat Jelang Akhir Pekan
Jumat / 24-07-2026, 06:26 WIB
Prabowo Sentil Londo Ireng Modern: Wartawan, Pengamat, dan LSM
Jumat / 24-07-2026, 06:26 WIB
Lamine Yamal dan Haaland, Pemain dengan Taksiran Harga Tertinggi
Jumat / 24-07-2026, 06:26 WIB
Meta Patenkan Teknologi AI Pendeteksi Mood Lewat Analisis Suara
Jumat / 24-07-2026, 06:08 WIB
EA Sports Resmi Umumkan EA Sports FC 27, Rilis September 2026
Jumat / 24-07-2026, 06:08 WIB
Middlesbrough Resmi Dapatkan Sebastian Berhalter dari Vancouver Whitecaps
Jumat / 24-07-2026, 06:08 WIB
Komentar Scott Dixon soal NASCAR Picu Perdebatan Sengit
Jumat / 24-07-2026, 06:07 WIB







