Harga batu bara kokas China melonjak ke level tertinggi sejak 2024. Lonjakan ini dipicu oleh kecelakaan pertambangan fatal dan inspeksi keselamatan yang masih berlangsung.

Kontrak berjangka batu bara kokas di Bursa Dalian sempat naik 1,9 persen ke angka 1.486,5 yuan atau sekitar 219 dolar AS per ton.

>>> Cara Cek Bansos PKH dan BPNT Juni 2026 Secara Online

Angka itu menjadi yang tertinggi sejak Oktober 2024, meski sebagian keuntungan kemudian menyusut.

Sepanjang bulan ini, akumulasi kenaikan harga mencapai sekitar 14 persen.

Pengetatan pasokan terjadi setelah ledakan fatal di tambang swasta Liushenyu di Shanxi yang menewaskan sedikitnya 82 orang pada bulan lalu.

Pemerintah setempat langsung menerapkan pengawasan ketat. Hingga kini, sejumlah tambang di provinsi penghasil batu bara utama China itu masih menghentikan operasional.

Menurut data Horizon Insights, kapasitas produksi tahunan sekitar 60 juta ton masih terhenti hingga Jumat lalu.

"Pemulihan produksi batu bara di Shanxi masih di bawah ekspektasi," kata Bu Tong, analis senior di Horizon Insights.

Ia menambahkan, "Pengawasan keselamatan tetap intensif, sehingga pasokan di pasar spot tetap ketat."

>>> Pramugari Global Desak Penumpang Hentikan Pelecehan Fisik

Fasilitas tambang yang sudah kembali beroperasi mengalami penurunan output sekitar 20 hingga 30 persen dibandingkan sebelum insiden.

Kondisi ini turut mengerek harga batu bara jalur laut dengan cepat.

Di bursa yang sama, kontrak berjangka batu bara kokas Dalian ditutup naik 0,1 persen menjadi 1.460 yuan per ton pada pukul 10.36 waktu setempat.

Sebaliknya, kontrak berjangka bijih besi melemah 0,7 persen ke posisi 760,5 yuan per ton.

Di Singapura, harga bijih besi juga merosot 0,7 persen menjadi 101 dolar AS per ton.

Baltic Dry Index mencatat tarif angkutan curah kering turun 1,8 persen ke level 2.981 poin di London.

>>> Harga Emas Batangan Pecahan Kecil di BSI dan HRTA 8 Juni 2026 Beragam

Ini menandai koreksi harian keenam berturut-turut.