Pengacara musisi D4vd, Blair Berk, melancarkan serangan balik dalam sidang pendahuluan kasus pembunuhan Celeste Rivas.

Ia mempertanyakan kriminalis LAPD, Lauren Wallace, terkait bukti darah yang mungkin ada di garasi kliennya.

>>> Lamine Yamal dan Haaland Jadi Pemain Termahal Dunia Versi Transfermarkt

Persidangan berlangsung pada Kamis (23/7/2026) di pengadilan Los Angeles. Berk secara spesifik menanyakan tentang dua gergaji mesin yang ditemukan di garasi D4vd.

Wallace sebelumnya bersaksi bahwa tes pendahuluan darah pada gergaji tersebut menunjukkan hasil negatif. Ia menjelaskan bahwa pihaknya tidak melakukan swab untuk DNA sentuh karena hasil tes negatif.

Wallace juga menambahkan bahwa tidak masuk akal untuk menguji DNA D4vd di rumahnya sendiri karena profilnya akan tersebar di mana-mana.

Namun, Berk menekankan bahwa banyak orang tinggal di rumah tersebut, bukan hanya D4vd.

>>> Menhan Baru Inggris Tegaskan Israel Lakukan Kejahatan Perang

Di bawah pertanyaan Berk, Wallace mengakui bahwa mereka juga menemukan botol darah palsu yang digunakan D4vd untuk merchandise.

Hal ini semakin memperkuat argumen pembela bahwa darah yang ditemukan bukanlah darah korban.

D4vd didakwa membunuh Celeste Rivas, 14 tahun, yang mayatnya ditemukan pada September lalu dalam keadaan terpotong-potong di bagasi depan Tesla atas nama D4vd.

Jaksa meyakini D4vd membunuh Celeste karena ancaman akan mengungkap hubungan romantis mereka.

>>> Prabowo Dijadwalkan Buka Kongres Umat Islam Indonesia Hari Ini

Musisi tersebut telah menyatakan tidak bersalah atas tuduhan pembunuhan. Di akhir sidang pendahuluan ini, hakim akan memutuskan apakah bukti cukup untuk mengadili D4vd.