Pangeran Andrew dilaporkan masih mendapatkan penghasilan dari penyewaan properti setelah kehilangan gelar kehormatannya sebagai anggota keluarga Kerajaan Inggris.

Hal ini terungkap dalam laporan terbaru dari Kantor Audit Nasional Inggris.

>>> Fitch dan Moody Beri Outlook Negatif untuk Obligasi Danantara

Sumber pemasukan tersebut berasal dari tiga pondok di kawasan Royal Lodge, rumah lama milik Andrew yang terletak dekat Kastil Windsor.

Informasi ini muncul setelah desakan parlemen yang menuntut transparansi atas kekayaan anggota keluarga kerajaan.

Namun, dokumen resmi tidak mencantumkan nilai nominal dari hasil penyewaan properti milik Andrew. Hal ini memicu kritik dari anggota Partai Buruh di House of Lords, Margaret Hodge.

"Sungguh mengejutkan bahwa Kantor Audit Nasional tidak dapat memastikan berapa banyak uang yang diperoleh Andrew dari properti yang disewakannya," ujar Hodge, yang juga mantan kepala Komite Akuntabilitas Publik Parlemen.

>>> LPDP dan Kemenag Buka Pendaftaran Riset MoRA the AIR Funds 2026

Laporan tersebut juga memaparkan fasilitas tempat tinggal bagi 11 anggota aktif keluarga kerajaan. Mereka memperoleh hak tinggal gratis di kompleks istana sebagai imbalan atas tugas resmi yang dijalankan.

Daftar penerima fasilitas mencakup Raja Charles dan Ratu Camilla, Pangeran William bersama Catherine, serta Pangeran Edward dan Sophie.

Pangeran William dan Catherine juga memiliki kediaman lain di dekat Windsor dengan biaya sewa 307.200 poundsterling.

Sementara itu, biaya sewa pondok yang dihuni Eugenie di Istana Kensington dan apartemen Beatrice di Istana St. James ditanggung oleh dana Privy Purse serta anggaran pribadi raja.

>>> Inggris Rencanakan Pembelian Chip AI untuk Pertahankan Perusahaan Teknologi

Kebijakan ini berlaku karena Eugenie dan Beatrice tidak dikategorikan sebagai anggota kerajaan yang aktif bekerja untuk publik.