Rencana kunjungan Pangeran Harry ke Inggris kembali diwarnai ketegangan. Pihak Istana Buckingham dilaporkan menarik tawaran akomodasi bagi Duke of Sussex itu.

Pembatalan tersebut memicu kebingungan dan kontroversi sesaat sebelum Harry memulai rangkaian agendanya di London.

>>> Obsession Raih Pendapatan Box Office 537 Kali Lipat dari Bujet

Juru bicara Pangeran Harry mengonfirmasi bahwa izin untuk tinggal di dalam kompleks Istana Buckingham telah dibatalkan. Hal ini diungkapkan People pada Senin (6/7).

Kabar ini muncul setelah beberapa media sempat memberitakan bahwa Harry telah menerima undangan dari Raja Charles III untuk menempati salah satu fasilitas kediaman kerajaan.

Proses penentuan tempat tinggal Harry selama di London berjalan alot selama sepekan terakhir.

Pihak Harry menyatakan baru memberikan jawaban resmi untuk menerima tawaran itu pada Sabtu (4/7), setelah merampungkan pengaturan skema keamanan mandiri.

Namun, narasumber dari pihak istana mengklaim bahwa tanggapan dari Harry dinilai terlambat.

Pihak kerajaan menyebut batas akhir bagi Harry untuk menyetujui tawaran tersebut adalah akhir pekan lalu demi memberikan waktu bagi staf rumah tangga kerajaan untuk melakukan persiapan.

Sumber internal istana juga mengklaim bahwa Harry awalnya sempat menolak undangan menginap tersebut pada Sabtu pagi, sebelum berubah pikiran beberapa jam kemudian.

Situasi semakin rumit akibat keputusan Komite Eksekutif Perlindungan Kerajaan dan Tokoh Publik (RAVEC) yang tetap menolak memberikan fasilitas pengamanan resmi yang didanai pembayar pajak bagi Harry dan keluarganya.

>>> Travis Kelce Lebih Emosional Saat Ucap Janji Nikah ke Taylor Swift

Faktor risiko keamanan ini menjadi alasan utama di balik keputusan Harry untuk bepergian sendiri tanpa didampingi istrinya, Meghan Markle, serta kedua anak mereka, Pangeran Archie (7) dan Putri Lilibet (5).