Pangeran Harry Pertimbangkan Ulang Kunjungan ke Inggris karena Masalah Keamanan
Pangeran Harry mempertimbangkan ulang rencana membawa keluarganya ke Inggris pada 7 Juli 2026 setelah pemerintah menolak permintaan perlindungan polisi penuh waktu di luar kediaman kerajaan.
Kunjungan keluarga itu direncanakan untuk menandai hitung mundur menuju Invictus Games tahun depan di Birmingham.
>>> Empat Orang Ditangkap di Ohio Setelah 16 Anak Ditemukan dalam Kondisi Kumuh
Ini akan menjadi pertama kalinya Pangeran Harry, Meghan Markle, dan anak-anak mereka kembali ke Inggris bersama sejak 2022.
Raja Charles menawarkan keluarga tersebut kamar yang aman di kediaman kerajaan, yang diyakini sebagai Istana Buckingham.
Di sana, pengamanan polisi penuh waktu yang didanai pembayar pajak akan diberikan selama mereka berada di dalam kompleks.
Namun, Komite Eksekutif Kerajaan dan VIP (RAVEC) memberitahu tim Duke bahwa perlindungan polisi yang didanai pembayar pajak tidak akan diperpanjang untuk perjalanan mereka di seluruh negeri untuk kegiatan publik dan pribadi.
Seorang sumber anonim mengatakan kepada Vanity Fair bahwa keputusan itu membuat Pangeran Harry hancur, stres, dan kecewa dengan pembatasan tak terduga pada pengaturan keamanan keluarganya selama perjalanan.
"Dia mengira karena membawa anak-anak dan raja menyediakan kediaman kerajaan, dia akan mendapatkan apa yang selama ini dia perjuangkan—perlindungan polisi penuh waktu.
Ternyata tidak demikian," kata sumber itu.
Sumber yang sama menjelaskan bahwa raja bermaksud melihat putra dan cucunya tetapi tetap pada kebijakan tidak campur tangan terkait evaluasi keamanan negara yang independen.
"Raja telah menjelaskan bahwa meskipun dia ingin melihat putranya yang terasing dan cucu-cucunya, dia tidak akan campur tangan dalam masalah keamanan," tambah sumber itu.
Menurut sumber itu, Duke khawatir membawa anak-anaknya yang masih kecil di ruang publik tanpa petugas perlindungan resmi yang mengatur kerumunan dan potensi paparazzi.
Update Terbaru
Anak 11 Tahun di Kanada Meninggal Akibat Rabies Setelah Terpapar Kelelawar
Jumat / 03-07-2026, 03:26 WIB
Spanyol Siap Hadapi Austria di Piala Dunia, Skuad Pulih Cedera
Jumat / 03-07-2026, 03:21 WIB
FBI Kerahkan 260 Personel untuk Investigasi Pemilu 2020 di Georgia
Jumat / 03-07-2026, 03:21 WIB
Polisi Geledah Markas Sepak Bola Jerman Terkait Dugaan Korupsi Euro 2024
Jumat / 03-07-2026, 03:21 WIB
Tuchel Kritik Aturan FIFA yang Rugikan Inggris Jelang Lawan Meksiko
Jumat / 03-07-2026, 03:16 WIB
Oliver Kahn Murka: Timnas Jerman di Piala Dunia 2026 Dihuni Pemain Mental Tempe
Jumat / 03-07-2026, 03:16 WIB
Mikel Oyarzabal Bawa Spanyol Ungguli Austria 1-0 di Babak 32 Besar
Jumat / 03-07-2026, 03:16 WIB
2026-27 NBA Finals: Spurs Favorit, 76ers Naik Setelah Dapat Brown
Jumat / 03-07-2026, 03:15 WIB
PLN Retrofit PLTU untuk Gunakan Batubara Kalori Rendah
Jumat / 03-07-2026, 03:14 WIB
Mantan Atlet Olimpiade Didakwa Rusak Kolam Refleksi Lincoln Memorial
Jumat / 03-07-2026, 03:14 WIB
Mantan Atlet Olimpiade David Hearn Bantah Dakwaan Kasus Reflecting Pool
Jumat / 03-07-2026, 03:14 WIB
George Kittle dan Istri Terlihat di New York Jelang Pernikahan Taylor Swift
Jumat / 03-07-2026, 03:14 WIB
Pernikahan Taylor Swift: AC Tambahan Dikirim ke MSG di Tengah Gelombang Panas
Jumat / 03-07-2026, 03:14 WIB
CEO Ford Minta Pesaing Dihukum karena Impor Mobil
Jumat / 03-07-2026, 03:14 WIB






