Pangeran Harry Pertimbangkan Ulang Kunjungan ke Inggris karena Masalah Keamanan
Dia melihat setiap opsi untuk mencoba membawa keluarga ke sini dengan aman dan menjaga mereka tetap aman saat di darat.
Jika dia bisa menemukan cara untuk melakukannya, dia akan melakukannya," kata sumber itu.
Sumber itu mencatat bahwa Harry menolak mengekspos anak-anaknya pada pengawasan publik yang tidak diatur atau kejaran media segera setelah tiba.
"Harapannya adalah mereka bisa bertemu kakek mereka, tetapi itu tidak mungkin terjadi jika mereka dikejar paparazzi ke mana pun mereka pergi sejak turun dari pesawat.
Dia tidak akan membiarkan anak-anaknya mengalami itu," tambah sumber itu.
Dalam diskusi sebelumnya yang dilaporkan oleh BBC, Pangeran Harry mengungkapkan kekhawatiran mendalam tentang keselamatan keluarganya di negara asalnya.
"Saya tidak bisa membayangkan dunia di mana saya akan membawa istri dan anak-anak saya kembali ke Inggris saat ini dan hal-hal yang akan mereka lewatkan adalah, yah, segalanya," kata Pangeran Harry.
Duke menegaskan kembali kecintaannya pada negaranya meskipun ada kesulitan di masa lalu dengan elemen tertentu dari publik dan media Inggris.
"Anda tahu saya mencintai negara saya, saya selalu melakukannya meskipun apa yang dilakukan beberapa orang di negara ini," tambah Pangeran Harry.
Seorang juru bicara pemerintah mengatakan kepada BBC dan The Guardian bahwa sistem keamanan negara beroperasi di bawah pedoman peraturan yang ketat untuk melindungi keselamatan individu.
"Sistem keamanan protektif pemerintah Inggris sangat ketat dan proporsional," kata juru bicara itu.
Pejabat pemerintah itu menolak merinci pengaturan taktis khusus untuk pengunjung individu.
>>> Vatikan Nyatakan Society of St. Pius X dalam Skisma, Ekskomunikasi Dijatuhkan
"Sudah menjadi kebijakan lama kami untuk tidak memberikan informasi terperinci tentang pengaturan tersebut, karena dapat membahayakan integritasnya dan memengaruhi keamanan individu," tambah juru bicara itu.
Update Terbaru
PS5 Disc Drive Jadi Tidak Berguna pada 2028? Sony Hentikan Produksi Fisik
Jumat / 03-07-2026, 03:26 WIB
Dow Cetak Rekor Tertinggi, Nasdaq Tertekan Aksi Jual Saham Chip
Jumat / 03-07-2026, 03:26 WIB
Anak 11 Tahun di Kanada Meninggal Akibat Rabies Setelah Terpapar Kelelawar
Jumat / 03-07-2026, 03:26 WIB
Spanyol Siap Hadapi Austria di Piala Dunia, Skuad Pulih Cedera
Jumat / 03-07-2026, 03:21 WIB
FBI Kerahkan 260 Personel untuk Investigasi Pemilu 2020 di Georgia
Jumat / 03-07-2026, 03:21 WIB
Polisi Geledah Markas Sepak Bola Jerman Terkait Dugaan Korupsi Euro 2024
Jumat / 03-07-2026, 03:21 WIB
Tuchel Kritik Aturan FIFA yang Rugikan Inggris Jelang Lawan Meksiko
Jumat / 03-07-2026, 03:16 WIB
Oliver Kahn Murka: Timnas Jerman di Piala Dunia 2026 Dihuni Pemain Mental Tempe
Jumat / 03-07-2026, 03:16 WIB
Mikel Oyarzabal Bawa Spanyol Ungguli Austria 1-0 di Babak 32 Besar
Jumat / 03-07-2026, 03:16 WIB
2026-27 NBA Finals: Spurs Favorit, 76ers Naik Setelah Dapat Brown
Jumat / 03-07-2026, 03:15 WIB
PLN Retrofit PLTU untuk Gunakan Batubara Kalori Rendah
Jumat / 03-07-2026, 03:14 WIB
Mantan Atlet Olimpiade Didakwa Rusak Kolam Refleksi Lincoln Memorial
Jumat / 03-07-2026, 03:14 WIB
Mantan Atlet Olimpiade David Hearn Bantah Dakwaan Kasus Reflecting Pool
Jumat / 03-07-2026, 03:14 WIB
George Kittle dan Istri Terlihat di New York Jelang Pernikahan Taylor Swift
Jumat / 03-07-2026, 03:14 WIB






