Legenda sepak bola Jerman, Oliver Kahn, melontarkan kritik pedas setelah timnas Jerman tersingkir dari Piala Dunia 2026. Ia menuding para pemain memiliki mentalitas lemah atau 'mental tempe'.

Jerman harus angkat koper setelah kalah adu penalti 4-5 melawan Paraguay. Pertandingan berakhir imbang 1-1 selama 120 menit sebelum Die Mannschaft tumbang dalam drama penalti.

>>> Mikel Oyarzabal Bawa Spanyol Ungguli Austria 1-0 di Babak 32 Besar

Kekalahan ini menjadi sejarah kelam karena untuk pertama kalinya Jerman kalah dalam adu penalti di Piala Dunia.

Kahn menyoroti momen krusial saat kapten Joshua Kimmich kebingungan mencari eksekutor penalti tambahan.

"Tim elite tidak mencari sukarelawan di momen seperti itu. Mereka punya pemain yang menuntut bola," tulis Kahn dalam analisisnya.

Krisis Mental dan Kepemimpinan

Kahn menilai kegagalan ini bukan semata kesalahan pelatih. Ia menyebut krisis mental dan minimnya tanggung jawab dari pemain senior sebagai akar masalah.

Menurutnya, sejumlah pemain senior enggan mengambil tanggung jawab saat tekanan besar. Hal itu mencerminkan lemahnya mentalitas dalam skuad.

>>> 2026-27 NBA Finals: Spurs Favorit, 76ers Naik Setelah Dapat Brown

"Jerman tidak kekurangan talenta. Tim ini punya pemain luar biasa.

Yang kurang adalah keberanian untuk mengambil tanggung jawab di momen penentuan," tegas mantan kiper Bayern Munich tersebut.

Kahn menolak menyalahkan pelatih. Ia mencatat kegagalan serupa terjadi di era Joachim Low, Hansi Flick, hingga Julian Nagelsmann.

"Jika tiga pelatih dengan gaya berbeda gagal di titik yang sama, maka penyebabnya jauh lebih mendalam," ujarnya.

Lebih lanjut, Kahn mengkritik sistem pembinaan pemain muda di Jerman. Ia menilai pembinaan kurang membentuk karakter tangguh sejak dini.

>>> PLN Retrofit PLTU untuk Gunakan Batubara Kalori Rendah

"Talenta membawa Anda ke Piala Dunia. Tanggung jawab menentukan seberapa lama Anda bertahan di sana," tulis Kahn.