Perusahaan listrik milik negara, PLN, akan memodifikasi sejumlah pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) agar dapat menggunakan batubara dengan nilai kalori rendah.

Langkah ini bertujuan untuk mencegah potensi kekurangan pasokan batubara di masa mendatang.

>>> Mantan Atlet Olimpiade Didakwa Rusak Kolam Refleksi Lincoln Memorial

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengatakan bahwa perusahaan telah melakukan penyesuaian pada PLTU untuk memastikan pemadaman bergilir tidak terjadi lagi.

Kebijakan ini muncul karena pasokan batubara dengan nilai kalori di atas 4.500 semakin menipis, sementara produksi batubara kalori rendah terus meningkat.

>>> Mantan Atlet Olimpiade David Hearn Bantah Dakwaan Kasus Reflecting Pool

Modifikasi di PLTU Suralaya

Prasodjo menyebutkan bahwa modifikasi telah diterapkan di Unit 6 dan 7 PLTU Suralaya.

>>> George Kittle dan Istri Terlihat di New York Jelang Pernikahan Taylor Swift

Kedua unit tersebut kini dapat mengonsumsi batubara dengan nilai kalori sekitar 4.100-4.300, menggantikan batubara kelas menengah hingga tinggi.