Tesla Luncurkan Model Y Tiga Baris di Amerika Serikat
Tesla Inc. meluncurkan varian tiga baris dari SUV Model Y terlarisnya di Amerika Serikat dan Puerto Rico pada Kamis, setelah pengumuman pengiriman kuartal kedua yang melampaui ekspektasi Wall Street.
Model Y L yang baru diposisikan sebagai crossover SUV listrik enam kursi yang luas, dirancang untuk memberikan kenyamanan, performa, dan kepraktisan yang lebih baik bagi penumpang.
>>> Sarina Wiegman Didorong Jadi Pelatih Belanda Gantikan Ronald Koeman
Meskipun peluncuran kendaraan ini, saham produsen kendaraan listrik tersebut diperdagangkan 8% lebih rendah pada saat berita ini ditulis, seperti dilaporkan oleh Yahoo Finance.
Konfigurasi dan Harga
Tesla mengumumkan pengenalan kendaraan ini melalui unggahan media sosial di X, menekankan tata letak interior crossover listrik tersebut.
"Konfigurasi 3 baris, 6 kursi yang menghadirkan ruang interior luar biasa dengan ruang kepala & ruang kaki yang cukup untuk semua penumpang," demikian pernyataan Tesla dalam pengumuman tersebut.
Model Y L awalnya dikembangkan sebagai varian khusus China pada akhir 2025 untuk memenuhi preferensi konsumen lokal akan kendaraan keluarga yang lebih besar.
Model ini memiliki jarak sumbu roda yang diperpanjang secara signifikan dan tata letak yang ditingkatkan yang memberikan lebih banyak ruang baris ketiga daripada baris ketiga opsional Model Y standar.
>>> Virgil van Dijk Batal Gantung Sepatu? Sosok Arne Slot Jadi Kunci
Menurut situs web resmi Tesla, versi seri peluncuran Model Y L mulai dari $61.990, dibandingkan dengan harga awal versi dasar sekitar $40.000.
Edisi promosi ini mencakup satu tahun Full Self-Driving (Supervised), Supercharging, dan Premium Connectivity, bersama dengan cat eksterior khusus, warna interior, dan pilihan roda.
Pengiriman untuk kendaraan ini diharapkan dimulai antara September dan Oktober.
Kendaraan ini mengisi celah produk yang tercipta setelah Tesla menghentikan model Model S dan Model X yang lebih lama selama kuartal kedua.
Tahun lalu, CEO Tesla Elon Musk mengesampingkan kemungkinan varian tersebut diproduksi di AS karena diperkirakan akan hadirnya otonomi mengemudi.
>>> Jaksa Agung Louisiana Liz Murrill Didakwa 16 Tuduhan Pidana
Namun, otonomi kendaraan penuh belum diaktifkan melalui perangkat lunak Full Self-Driving Tesla.
Update Terbaru
Potongan Panggung Jatuh Hampir Timpa Penari Saat Latihan Freedom 250
Jumat / 03-07-2026, 06:22 WIB
Taylor Frankie Paul Diwajibkan Tes Narkoba demi Hak Asuh Anak
Jumat / 03-07-2026, 06:21 WIB
Penggemar Taylor Swift Kena Sengatan Panas di Luar MSG, Butuh Bantuan
Jumat / 03-07-2026, 06:21 WIB
Susunan Pemain Portugal vs Kroasia: Ronaldo Masih Dipercaya
Jumat / 03-07-2026, 06:21 WIB
Tim Penyelamat Berjuang Evakuasi Korban Gempa di Venezuela
Jumat / 03-07-2026, 06:21 WIB
Purbaya Tegaskan Tak Akan Obral Anggaran Rp984 T untuk Semua Instansi
Jumat / 03-07-2026, 06:21 WIB
Portugal vs Kroasia: Bruno Fernandes Gagal Manfaatkan Peluang
Jumat / 03-07-2026, 06:21 WIB
Mitch McConnell Terus Membaik di Rumah Sakit, Bantah Rumor Kematian
Jumat / 03-07-2026, 06:18 WIB
Selena Gomez dan Jack Antonoff Hadiri Gladi Resik Pernikahan Taylor Swift
Jumat / 03-07-2026, 06:18 WIB
Ford Alami Penurunan Penjualan Kuartal II Meski Tawarkan Diskon Karyawan
Jumat / 03-07-2026, 06:18 WIB
Berburu Wewangian di JxB 2026? Ini Parfum Lokal yang Patut Dicoba
Jumat / 03-07-2026, 06:18 WIB
Walhi: Kebakaran TPA Jatiwaringin Bukti Kegagalan Open Dumping Sampah
Jumat / 03-07-2026, 06:18 WIB
Ronaldo Ukir Rekor Fenomenal Piala Dunia di Portugal vs Kroasia
Jumat / 03-07-2026, 06:18 WIB
HUT AS ke-250, Trump Gelar Pesta Kembang Api Besar di Mount Rushmore
Jumat / 03-07-2026, 06:17 WIB






