Walhi: Kebakaran TPA Jatiwaringin Bukti Kegagalan Open Dumping Sampah
Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) menegaskan kebakaran di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kabupaten Tangerang, Banten, bukanlah insiden biasa.
Walhi menyatakan peristiwa ini merupakan konsekuensi langsung dari kegagalan sistem pengelolaan sampah yang terus dibiarkan tanpa pembenahan mendasar.
>>> Ronaldo Ukir Rekor Fenomenal Piala Dunia di Portugal vs Kroasia
"Situasi ini kembali memperlihatkan kegagalan pemerintah, baik pusat maupun daerah, dalam menjalankan mandat Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008 yang mewajibkan penghentian praktik open dumping sejak 2013," kata Pengkampanye Urban Berkeadilan WALHI Nasional, Wahyu Eka Styawan dalam keterangannya, Kamis (2/7).
Kebakaran yang berlangsung sejak 30 Juni hingga 2 Juli 2026 itu telah meluas hingga lebih dari 15 hektare dan memicu sedikitnya 154 kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).
Wahyu mengatakan selama metana terus diproduksi dalam sistem open dumping dan penumpukan sampah organik yang bercampur dengan jenis lainnya, kebakaran seperti ini bukan sekadar kemungkinan, melainkan keniscayaan.
Ia menyebut kebakaran ini bukan kejadian tak terduga, melainkan akibat dari cara pengelolaan yang salah.
TPA Jatiwaringin sendiri menerima sekitar 1.366 hingga 2.700 ton sampah per hari, atau setara dengan 498.590 hingga 985.500 ton per tahun.
Jumlah itu baru mencakup sekitar 59 persen dari total timbulan sampah di Kabupaten Tangerang, yang menunjukkan besarnya tekanan terhadap sistem pengelolaan sampah yang ada.
>>> HUT AS ke-250, Trump Gelar Pesta Kembang Api Besar di Mount Rushmore
Wahyu juga menegaskan bahwa kebakaran di TPA Jatiwaringin melengkapi rangkaian panjang kegagalan tata kelola sampah di berbagai daerah.
Ia menyatakan bahwa kasus ini tidak berdiri sendiri, melainkan beririsan dengan penutupan TPA Cipeucang di Kota Tangerang Selatan, serta kejadian longsor di TPA Cipayung dan Bantargebang.
Update Terbaru
Ronaldo Ukir Rekor Pemain Tertua di Babak Gugur Piala Dunia 2026
Jumat / 03-07-2026, 07:35 WIB
Warga California Lawan HOA yang Larang Bendera AS di Depan Rumah
Jumat / 03-07-2026, 07:31 WIB
Dokter Tifa Tolak Damai dengan Jokowi di Sidang Perdana Ijazah
Jumat / 03-07-2026, 07:31 WIB
IHSG Diramal Koreksi pada Perdagangan Akhir Pekan Ini
Jumat / 03-07-2026, 07:31 WIB
Selebritas Siapkan Panggangan Sambut 4 Juli
Jumat / 03-07-2026, 07:28 WIB
Britney Spears Gemetar Saat Putra-Putranya Debut di Paris Fashion Week
Jumat / 03-07-2026, 07:28 WIB
Iran Ancam Jet Tempur AS yang Melintas di Selat Hormuz
Jumat / 03-07-2026, 07:28 WIB
Murah tapi Berisiko, Ini Bahaya Beli Kendaraan STNK Only
Jumat / 03-07-2026, 07:28 WIB
Rekor 68 Tahun Piala Dunia Pecah, Cubarsi-Yamal Sejajar Pele-Alfatini
Jumat / 03-07-2026, 07:28 WIB
Brigjen Lalu Iwan Jadi Tersangka ke-7 Korupsi Makan Bergizi Gratis
Jumat / 03-07-2026, 07:28 WIB
Sejoli Nekat Panjat Empire State hingga Netanyahu Disebut Manipulatif
Jumat / 03-07-2026, 07:28 WIB
Hasil Portugal vs Kroasia Piala Dunia 2026: Babak Pertama Imbang, Ronaldo Gagal Manfaatkan Peluang
Jumat / 03-07-2026, 07:26 WIB
9 Negara Ini Bisa Transaksi Pakai QR di Thailand, RI Termasuk?
Jumat / 03-07-2026, 07:26 WIB
Babak I: Ronaldo Frustrasi, Portugal vs Kroasia Masih 0-0
Jumat / 03-07-2026, 07:26 WIB






