Pemerintahan Presiden AS Donald Trump berencana menggelar pertunjukan kembang api besar-besaran di Monumen Nasional Mount Rushmore, South Dakota, pada Jumat (4/7) sebagai bagian dari perayaan 250 tahun kemerdekaan Amerika Serikat.

Acara ini menjadi pertunjukan kembang api pertama di lokasi tersebut dalam enam tahun terakhir.

>>> Agent Kim Reactivated Episode 4 Sub Indo dan Spoiler serta Link Bukan LK21 tapi  di Netflix: Misteri Menghilangnya Putri Manager Kim Mulai Terungkap

Rencana itu kembali memicu perdebatan soal risiko kebakaran hutan di kawasan Black Hills National Forest yang mengelilingi tebing pahatan wajah empat mantan presiden AS.

Trump, yang dijadwalkan hadir, telah lama menepis kekhawatiran tersebut.

Pada 2020, ia mencabut larangan pertunjukan kembang api di Mount Rushmore yang diberlakukan National Park Service selama 11 tahun.

Tahun ini, pemerintahannya menegaskan pertunjukan akan dilaksanakan dengan standar keselamatan yang sangat ketat.

Namun, para penentang menilai kondisi saat ini—tanah kering dan cuaca hangat—membuat risiko kebakaran hutan jauh lebih tinggi.

"Kembang api di Mount Rushmore adalah ide yang sangat buruk," kata Ketua Sierra Club South Dakota, Jay Davis.

"Kami sedang menghadapi kekeringan yang serius."

>>> Ramalan Zodiak 3 Juli: Cancer Tenang, Leo Bangkit dari Kegagalan

Hampir seluruh wilayah Pennington County, tempat Mount Rushmore berada, mengalami kekeringan kategori sedang hingga ekstrem.

National Weather Service mencatat wilayah itu sempat berada pada tingkat risiko kebakaran "sangat tinggi" pada Senin sebelum turun menjadi "sedang" pada Selasa.

National Interagency Fire Center memperkirakan tingkat risiko kebakaran pada hari pelaksanaan acara, Jumat, berada pada kategori sedang.

Juru bicara Gubernur South Dakota Larry Rhoden, Josie Harms, mengatakan keputusan akhir akan diambil pada hari pelaksanaan.

"Masyarakat tidak perlu khawatir karena kami mengambil setiap langkah pencegahan yang diperlukan," ujar Harms. Keputusan akhir akan mempertimbangkan kondisi lapangan agar perayaan berlangsung aman dan bertanggung jawab.

Rhoden, politikus Partai Republik, telah menghidupkan kembali upaya menghadirkan kembang api di Mount Rushmore sejak tahun lalu dan menjadi salah satu pendukung utama acara tersebut.

>>> Ramalan Zodiak 3 Juli: Cancer Tetap Tenang, Leo Bangkit dari Kegagalan

Kontroversi mengenai pertunjukan kembang api di Mount Rushmore telah berlangsung bertahun-tahun dan berganti arah mengikuti pergantian pemerintahan.