Kota Miami dibanjiri ribuan suporter Argentina menjelang pertandingan babak 32 besar Piala Dunia 2026 di Hard Rock Stadium.

Jalanan dipenuhi jersey Albiceleste, dan euforia semakin meningkat menjelang aksi "banderazo" yang direncanakan di kawasan 85th Street dan Collins Avenue.

>>> Taylor Swift dan Travis Kelce Dikabarkan Undang Harry Styles ke Pernikahan

Namun, di balik antusiasme tersebut, muncul masalah serius terkait tiket dan keamanan.

Harga Tiket Melonjak Drastis

Harga tiket di pasar penjualan ulang resmi melonjak drastis, mulai dari 2.500 dolar AS.

Akibatnya, banyak penggemar kesulitan mendapatkan akses masuk ke stadion.

Ketua Asosiasi Sepak Bola Argentina (AFA), Claudio Tapia, mengakui kondisi ini menjadi tantangan besar.

"Kami memahami ada sekitar 50.000 orang datang tanpa tiket. Tidak semua bisa masuk, tapi kami berupaya membantu sebanyak mungkin," ujarnya dikutip dari TycSport.

Tapia juga menyebut pihaknya telah berkoordinasi dengan FIFA untuk membuka sisa kuota tiket yang belum terpakai.

Namun, permintaan jauh melampaui ketersediaan kursi di Hard Rock Stadium.

Fenomena harga tiket tinggi ini bukan hal baru selama turnamen.

>>> Bintang 'RHOA' Peter Thomas Kembali ke Reality TV Usai Bebas dari Penjara

Pada laga sebelumnya, harga sempat menyentuh 2.000 dolar dan turun menjadi 1.400 dolar saat Lionel Messi dipastikan tidak menjadi starter, menunjukkan skema harga dinamis yang diterapkan FIFA.

Keamanan Diperketat

Aksi berkumpulnya suporter Argentina kali ini diprediksi menjadi yang terbesar selama Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat.

Selain puluhan ribu fans yang datang langsung dari Argentina, komunitas diaspora di Florida yang mencapai 50.000 orang turut menambah kepadatan massa.

Situasi ini membuat otoritas keamanan meningkatkan kewaspadaan.

Pengalaman chaos pada final Copa America 2024 menjadi pelajaran penting, di mana kericuhan sempat menunda jalannya pertandingan.

Sebagai langkah antisipasi, pihak keamanan menerapkan lapisan pengamanan tambahan di sekitar stadion.

Sistem tailgating yang biasanya identik dengan pesta suporter juga dilarang demi mencegah penumpukan massa tanpa tiket.

>>> Bintang '90 Day Fiancé' Michael Eloshway Minta Hukuman Pornografi Anak Dibatalkan

Pihak berwenang berharap atmosfer meriah tetap terjaga tanpa mengulang insiden sebelumnya.