KAI Alokasikan PMN Rp 3,8 Triliun untuk Pengadaan KRL Baru PT INKA
Lonjakan Penumpang dan Armada Tua
Bobby menambahkan bahwa peremajaan dan pengadaan KRL Jabodetabek mendesak dilakukan akibat lonjakan volume penumpang sebesar 4 persen setiap tahun.
>>> Ketahui Perbedaan Day Trading dan Swing Trading Sebelum Memulai Investasi
Total pengguna moda transportasi ini diprediksi menembus angka 437 juta orang pada tahun 2030.
Kebutuhan armada baru juga dipicu oleh kondisi sarana operasional KRL yang mayoritas merupakan kereta bekas impor Jepang berusia di atas 30 tahun.
Berdasarkan data internal, terdapat 780 unit KRL eks JR 205 serta 128 unit eks Tokyo Metro yang berumur antara 34 sampai 41 tahun.
Langkah antisipasi penumpukan penumpang serta substitusi armada yang memasuki masa pensiun ini membuat KAI dan PT KCI menjalankan proyek pengadaan masif dengan total nilai mencapai Rp 9,18 triliun.
"Proyek pengadaan sarana KRL Jabodetabek ini, total nilai proyek itu Rp 9,18 triliun, di mana terdiri, pembiayannya terdiri dari dukungan pemerintah melalui PMN Rp 5,3 triliun 58%, kemudian pengadaan dengan kas internal PT KCI sekitar Rp 0,19 triliun dan kredit sindikasi pinjaman perbankan sebanyak Rp 3,69 triliun," ujarnya.
Skema proyek ini memuat lima tahapan pengerjaan yang meliputi pembuatan KRL baru domestik, aktivitas impor, hingga pengerjaan peremajaan atau retrofit armada lama.
Anggaran tersebut dipecah menjadi Rp 3,8 triliun untuk KRL baru dengan INKA, Rp 2,45 triliun untuk armada impor baru serta retrofit dari CRRC, dan Rp 2,05 triliun bagi pesanan KRL baru dari INKA.
"Rp 9,18 triliun ini itu ada 5 step, 5 stagingnya, satu adalah pengadaan KRL baru sebanyak 16 trainset, ini dengan PT INKA senilai Rp 3,8 triliun, kita telah melakukan adendum terhadap kontraknya di Desember 2025.
>>> KAI Targetkan Integrasi Stasiun Karet dan BNI City Beroperasi Akhir Tahun
Kemudian ada 2 pengadaan dengan CRRC Tiongkok, itu senilai Rp 0,83 triliun plus dengan Rp 2,2 triliun 11 trainset," tutup Bobby.
Update Terbaru
Strategi China Percepat Pembangunan Pembangkit Listrik Energi Terbarukan hingga 2026
Jumat / 24-07-2026, 04:08 WIB
Sinopsis Shuddh Desi Romance di Mega Bollywood Paling Yahud Hari ini 24 Juli 2026 di ANTV
Jumat / 24-07-2026, 04:00 WIB
Jadwal Mega Bollywood Paling Yahud 25 – 26 Juli 2026
Jumat / 24-07-2026, 04:00 WIB
Keserakahan Google Hancurkan Web Terbuka, Penerbit Mulai Ambil Sikap
Jumat / 24-07-2026, 03:56 WIB
Trump Ancam Serang Iran Lebih Masif dari Operasi Epic Fury
Jumat / 24-07-2026, 03:56 WIB
Jaksa Ungkap Modus Penyamaran Honor Dude Harlino Sebagai Pinjaman
Jumat / 24-07-2026, 03:56 WIB
Mossad Gagalkan Operasi Rahasia Iran, Agen Lalai Jadi Penyebab
Jumat / 24-07-2026, 03:56 WIB
Kasus Ijazah Jokowi Berakhir Tanpa Pembuktian, Aktivis: Tidak Semua Pahlawan Selesai
Jumat / 24-07-2026, 03:56 WIB
Assassin's Creed Black Flag Resynced Laku 3,5 Juta Unit dalam 2 Pekan, Lampaui Target Tahunan Ubisoft
Jumat / 24-07-2026, 03:53 WIB
George R.R. Martin Kembali Menulis, Novella Keempat Dunk and Egg dalam Pengerjaan
Jumat / 24-07-2026, 03:53 WIB
Gavin Williams Catat Immaculate Inning Lawan Minnesota Twins
Jumat / 24-07-2026, 03:53 WIB
Trump Ajak 23 Gubernur Republikan Teken Janji Lindungi Konsumen dari Lonjakan Biaya Listrik Data Center
Jumat / 24-07-2026, 03:50 WIB
Ahli Darurat Rekomendasikan Perlengkapan Penting untuk Musim Badai
Jumat / 24-07-2026, 03:50 WIB
Jose Ramirez Kembali, Twins Kalahkan Guardians 10-6
Jumat / 24-07-2026, 03:49 WIB







