Unilever Indonesia Bagikan Dividen Rp7,63 Triliun, 100% dari Laba 2025
PT Unilever Indonesia Tbk memutuskan membagikan dividen sebesar Rp7,63 triliun atau setara 100 persen dari total laba bersih tahun buku 2025.
Keputusan ini diambil pada Senin (8/6/2026) menyusul pemulihan kinerja operasional yang mendorong pertumbuhan penjualan dan laba bersih.
>>> Gempa Magnitudo 7,8 Guncang Filipina Selatan, Peringatan Tsunami Dikeluarkan
Berdasarkan laporan keuangan tahun buku 2025, penjualan bersih emiten konsumer ini mencapai Rp31,9 triliun, tumbuh 4,3 persen secara tahunan.
Laba bersih dari operasi yang dilanjutkan naik 21,8 persen menjadi Rp3,5 triliun, didukung posisi tanpa utang dan free cash flow Rp4,9 triliun.
Tren positif berlanjut hingga kuartal I 2026 dengan kenaikan penjualan domestik 3,5 persen dan pertumbuhan volume mendasar 2,1 persen.
Laba bersih operasi berkelanjutan pada periode tersebut naik 14,1 persen menjadi Rp1,3 triliun.
Komitmen terhadap Pemegang Saham
Presiden Direktur Unilever Indonesia Benjie Yap mengatakan rasio pembayaran dividen 100 persen menegaskan komitmen perusahaan untuk terus memberikan nilai bagi pemegang saham.
>>> Kedutaan Iran di Indonesia Jelaskan Serangan Militer ke Palestina Utara
Hal ini juga mencerminkan disiplin dalam mengelola alokasi modal serta keyakinan terhadap kekuatan operasional perseroan.
Manajemen menjelaskan efektivitas transformasi struktural menjadi faktor utama penguatan profitabilitas sepanjang 2025. Benjie Yap menyebut momentum pemulihan terus menguat berkat langkah disiplin dan perubahan struktural yang diterapkan.
Menghadapi kondisi pasar yang menantang di awal 2026, perseroan memperkuat fokus pemasaran pada merek-merek utama serta optimalisasi portofolio produk.
Benjie Yap menambahkan hasil kuartal pertama 2026 menandai langkah maju yang penting dan memperkuat keyakinan bahwa bisnis membuat kemajuan baik.
Perseroan berkomitmen mempertahankan konsistensi eksekusi strategi operasional untuk menghadapi dinamika pasar.
>>> KAI Targetkan Penggabungan Stasiun Karet dan BNI City Selesai November 2026
"Prioritas kami adalah terus tumbuh secara berkelanjutan, bertanggung jawab, dan memberikan nilai nyata bagi masyarakat Indonesia," pungkas Benjie Yap.
Update Terbaru
Fitch dan Moody Beri Outlook Negatif untuk Obligasi Danantara
Senin / 08-06-2026, 13:48 WIB
LPDP dan Kemenag Buka Pendaftaran Riset MoRA the AIR Funds 2026
Senin / 08-06-2026, 13:48 WIB
Inggris Rencanakan Pembelian Chip AI untuk Pertahankan Perusahaan Teknologi
Senin / 08-06-2026, 13:48 WIB
OJK Catat Kredit Perbankan Tumbuh 9,98% Jadi Rp8.755 Triliun pada April 2026
Senin / 08-06-2026, 13:48 WIB
Teh Kamomil Terbukti Redakan Stres dan Insomnia, Ini Penjelasan Ahli
Senin / 08-06-2026, 13:44 WIB
Mangaka Ritsuhiro Mikami Meninggal Dunia karena Sakit
Senin / 08-06-2026, 13:44 WIB
Jennifer Coppen dan Justin Hubner Menikah pada 13 Juni 2026 Disiarkan Langsung di SCTV
Senin / 08-06-2026, 13:44 WIB
Cadangan Devisa Indonesia Turun Lima Bulan Beruntun hingga Mei 2026
Senin / 08-06-2026, 13:44 WIB
XXI Kembali Larang Tumbler Masuk Studio, Penonton Ramai-Ramai Protes di Media Sosial
Senin / 08-06-2026, 13:41 WIB
KAI Alokasikan PMN Rp 3,8 Triliun untuk Pengadaan KRL Baru PT INKA
Senin / 08-06-2026, 13:40 WIB
Pemerintah Buka Peluang Penyesuaian Kuota Produksi Batubara Nasional
Senin / 08-06-2026, 13:40 WIB
Ketahui Perbedaan Day Trading dan Swing Trading Sebelum Memulai Investasi
Senin / 08-06-2026, 13:39 WIB
KAI Targetkan Integrasi Stasiun Karet dan BNI City Beroperasi Akhir Tahun
Senin / 08-06-2026, 13:39 WIB
PP Sentralisasi Ekspor Masih Jadi Beban Saham Komoditas
Senin / 08-06-2026, 13:36 WIB






