Pemerintah Salurkan Bansos PKH Tahap 2 Juni 2026 Secara Bertahap
Pemerintah terus menyalurkan bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) tahap 2 tahun 2026. Proses pencairan dilakukan secara bertahap di berbagai wilayah hingga akhir Juni.
Bantuan ini menyasar keluarga kurang mampu yang memenuhi kriteria dan terdaftar dalam sistem penerima manfaat.
>>> Florentino Perez Kembali Pimpin Real Madrid hingga 2030
Kelompok penerima meliputi ibu hamil, anak usia sekolah, lanjut usia, dan penyandang disabilitas berat.
PKH dicairkan dalam empat tahapan sepanjang tahun. Saat ini, pemerintah tengah merampungkan distribusi tahap kedua yang mencakup periode April hingga Juni 2026.
Waktu penerimaan dana di setiap daerah bisa berbeda karena mekanisme pencairan berlangsung secara bertahap.
Jumlah dana yang diterima setiap Keluarga Penerima Manfaat (KPM) disesuaikan dengan kategori anggota keluarga yang terdaftar.
Nominal Bantuan PKH per Komponen
Berikut rincian nominal bantuan PKH per komponen tahun 2026: Ibu hamil mendapat Rp3.000.000 per tahun atau Rp750.000 per tahap.
Anak usia dini (0–6 tahun) juga menerima Rp3.000.000 per tahun.
Siswa SD/sederajat mendapat Rp900.000 per tahun (Rp225.000 per tahap), siswa SMP/sederajat Rp1.500.000 per tahun (Rp375.000 per tahap), dan siswa SMA/sederajat Rp2.000.000 per tahun (Rp500.000 per tahap).
>>> OJK Soroti Dampak Kenaikan BI Rate Terhadap Obligasi Multifinance
Penyandang disabilitas berat dan lansia usia 60 tahun ke atas masing-masing menerima Rp2.400.000 per tahun (Rp600.000 per tahap).
Korban pelanggaran HAM berat mendapat Rp10.800.000 per tahun (Rp2.700.000 per tahap).
Cara Cek Status Penerima Bansos
Masyarakat dapat memeriksa status kepesertaan bansos secara mandiri melalui sistem online Kementerian Sosial menggunakan NIK KTP. Pengecekan bisa dilakukan lewat situs cekbansos.
kemensos. go.
id.
Pengguna cukup memasukkan NIK dan kode captcha, lalu tekan tombol Cari Data.
Alternatif lain, unduh aplikasi Cek Bansos Kemensos di ponsel, pilih menu Cek Bansos, masukkan NIK, dan tekan Cari Data.
>>> Kemenkeu Imbau Warga Waspadai Video Hoaks Menteri Keuangan
KPM yang belum menerima pencairan masih memiliki kesempatan hingga seluruh proses distribusi selesai di setiap wilayah. Pengecekan berkala melalui kanal resmi Kemensos disarankan untuk memperbarui informasi status penyaluran.
Update Terbaru
Kronologi Tyo Nugros Dicekal saat Hendak Konser Dewa 19 di Malaysia
Senin / 08-06-2026, 13:34 WIB
BNPB Siagakan Evakuasi Warga Pesisir di Lima Provinsi Akibat Gempa 7,7
Senin / 08-06-2026, 13:34 WIB
GENTLY Baby Luncurkan Hair Lotion Smooth Keratin untuk Atasi Rambut Kusut Anak
Senin / 08-06-2026, 13:34 WIB
Profesi Ini Tak Perlu Gelar Sarjana tapi Digaji Rp400 Jutaan
Senin / 08-06-2026, 13:33 WIB
Amerika Serikat Diduga Hancurkan Jet Tempur F-14 Tomcat Milik Iran
Senin / 08-06-2026, 13:33 WIB
EMMO Siap Luncurkan Empat Motor Listrik Baru di Indonesia
Senin / 08-06-2026, 13:33 WIB
PT Lautan Luas Tbk Terapkan Energi Bersih di Anak Usaha untuk Kurangi Emisi
Senin / 08-06-2026, 13:32 WIB
Pemerintah Belum Berencana Terapkan Bea Keluar Ekspor Batu Bara
Senin / 08-06-2026, 13:32 WIB
Jet Tempur F-14 Tomcat Iran Terancam Punah Setelah Serangan Udara AS
Senin / 08-06-2026, 13:32 WIB
PPIH Tingkatkan Layanan Jemaah Haji Gelombang Kedua Menuju Madinah
Senin / 08-06-2026, 13:32 WIB
11 Kalimat Toxic Orang Tua Zaman Dulu yang Diam-diam Melukai Mental Anak
Senin / 08-06-2026, 13:29 WIB
Persija Jakarta Resmi Tunjuk Shin Tae-yong sebagai Pelatih Baru
Senin / 08-06-2026, 13:28 WIB
Cara Cek Penerima PIP 2026 Melalui Laman Resmi Kemendikdasmen
Senin / 08-06-2026, 13:28 WIB
Daftar Harga Gift TikTok Terbaru Juni 2026 dan Panduan Cara Belinya
Senin / 08-06-2026, 13:28 WIB






