Kementerian Keuangan Republik Indonesia mengimbau masyarakat untuk mewaspadai peredaran video hoaks yang mencatut nama Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.

Video tersebut beredar di media sosial pada Senin (8/7/2026) dengan modus bantuan dana hibah.

>>> Harga Emas Antam Hari ini 8 Juni 2026: Naik Rp5.000, Buyback Tembus Rp2,54 Juta per Gram

Pejabat dan Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Kementerian Keuangan mengonfirmasi bahwa rekaman video itu dibuat menggunakan teknologi kecerdasan buatan berupa deep fake.

Manipulasi ini mampu mengubah visual dan suara objek agar terlihat orisinal, sehingga rawan digunakan untuk tindakan penipuan.

Pihak kementerian menegaskan konten tersebut tidak bersumber dari saluran komunikasi resmi pemerintah.

"Merupakan video hoaks deep fake," kata Kemenkeu dalam keterangan resmi, Senin (8/7/2026).

>>> Max Verstappen Gagal Finis di F1 GP Monako 2026 Akibat Masalah Mesin

Masyarakat diminta melakukan verifikasi berlapis sebelum memercayai informasi yang beredar di platform digital.

Langkah ini penting untuk mencegah potensi kerugian materi dan penyalahgunaan data pribadi oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

Untuk mengantisipasi penipuan, masyarakat dapat melakukan konfirmasi langsung melalui Contact Center Kemenkeu PRIME di nomor telepon 134 atau layanan WhatsApp 0813-1000-4134.

>>> Max Verstappen Gagal Finis di F1 GP Monako 2026 Akibat Masalah Mesin

Layanan aduan tersebut beroperasi setiap hari kerja mulai pukul 08.00 hingga 16.00 WIB.