SCG Chemicals Lepas Saham TPIA Senilai Rp19 Triliun
Perusahaan asal Thailand, SCG Chemicals Public Company Limited, mengurangi kepemilikan sahamnya di PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) secara bertahap pada awal Juni 2026.
Berdasarkan laporan keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), aksi divestasi ini menurunkan porsi kepemilikan SCG Chemicals dari 30,57 persen menjadi 15,71 persen.
>>> Waspada STNK Palsu Saat Beli Kendaraan Bekas dan Cara Membedakannya
Rangkaian transaksi dimulai pada 2 Juni 2026 dengan penjualan 1.027.872.700 lembar saham TPIA.
Transaksi awal dilakukan sebanyak 48 kali pada rentang harga Rp1.698 hingga Rp2.070 per saham.
Potensi keuntungan dari transaksi tersebut diperkirakan mencapai Rp1,75 triliun hingga Rp2,13 triliun.
Aksi jual berlanjut pada 4 Juni 2026 saat SCG Chemicals melepas 1.345.080.600 lembar saham TPIA dengan harga Rp1.396 per saham, menghasilkan dana Rp1,88 triliun.
Manajemen menyatakan bahwa seluruh rangkaian pelepasan saham ditujukan untuk pengurangan investasi secara langsung.
Penjualan dalam skala besar kembali terjadi pada 5 Juni 2026 melalui dua transaksi terpisah. Pertama, pelepasan 9.143.693.062 lembar saham seharga Rp962 per saham.
>>> Sinergi Fiskal Moneter Diperkuat Jaga Stabilitas Rupiah
Kedua, pelepasan 1.340.000.000 lembar saham seharga Rp1.379 per saham.
Akumulasi dana dari seluruh transaksi sejak 2 Juni hingga 5 Juni 2026 diperkirakan mencapai Rp19,91 triliun hingga Rp20,29 triliun.
Induk usaha, The Siam Cement Public Company Limited, mencatatkan perolehan dana sebesar 24,9 miliar baht Thailand atau setara Rp13,7 triliun di Bursa Efek Thailand.
Manajemen telah menunjuk pialang efek dan penasihat keuangan independen untuk mengeksekusi penjualan bertahap demi memaksimalkan keuntungan saat kondisi pasar memungkinkan.
Langkah strategis ini dilakukan untuk mengurangi beban utang perusahaan.
>>> Polda Jabar Tunda Operasi Patuh Lodaya 2026, Ini Alasannya
Selain itu, modal akan dialokasikan kembali untuk mendukung bisnis pertumbuhan inti, termasuk proyek peningkatan bahan baku etana Long Son Petrochemicals di Vietnam.
Update Terbaru
Bocoran Redmi K100 Pro: Snapdragon 8 Elite Gen 5 dan Layar 185Hz
Senin / 08-06-2026, 12:36 WIB
KAI Targetkan Penggabungan Stasiun Karet dan BNI City Selesai November 2026
Senin / 08-06-2026, 12:36 WIB
Ramalan Zodiak Cinta: Capricorn hingga Sagitarius, Tips Jaga Keharmonisan Hubungan
Senin / 08-06-2026, 12:34 WIB
Pemerintah Sentralisasi Ekspor Batubara, Sawit, dan Ferroalloy Lewat BUMN
Senin / 08-06-2026, 12:34 WIB
IHSG Anjlok Hampir 3 Persen, Tertekan Sentimen Global
Senin / 08-06-2026, 12:32 WIB
CIMB Niaga Perkuat Commercial Banking untuk Dukung Ekspansi Bisnis Korporasi
Senin / 08-06-2026, 12:32 WIB
Bank DBS Indonesia Perkuat Pendanaan Lewat RupiahCepat
Senin / 08-06-2026, 12:29 WIB
Christian Eriksen Kembali Pingsan di Laga Denmark vs Ukraina
Senin / 08-06-2026, 12:29 WIB
Dicekal Saat Mau ke Malaysia, Tyo Nugros Batal Tampil di Konser Dewa
Senin / 08-06-2026, 12:29 WIB
Pemerintah Salurkan Bansos PKH Tahap 2 Juni 2026 Secara Bertahap
Senin / 08-06-2026, 12:28 WIB
Florentino Perez Kembali Pimpin Real Madrid hingga 2030
Senin / 08-06-2026, 12:28 WIB
OJK Soroti Dampak Kenaikan BI Rate Terhadap Obligasi Multifinance
Senin / 08-06-2026, 12:28 WIB
Kemenkeu Imbau Warga Waspadai Video Hoaks Menteri Keuangan
Senin / 08-06-2026, 12:28 WIB
Harga Emas Antam Hari ini 8 Juni 2026: Naik Rp5.000, Buyback Tembus Rp2,54 Juta per Gram
Senin / 08-06-2026, 12:26 WIB






