Proses negosiasi antara Washington dan Teheran masih menghadapi perbedaan prinsip yang tajam mengenai batas wilayah konflik dan tuntutan strategis masing-masing pihak.

Posisi dan Tuntutan Utama dalam Negosiasi

Amerika Serikat (Trump) harus mencegah Iran mengembangkan senjata nuklir secara total, menuntut syarat yang lebih ketat dibanding perjanjian nuklir era Obama 2015, dan membuka kembali jalur pelayaran global di Selat Hormuz.

Iran (Teheran) menuntut pencabutan total sanksi ekonomi internasional dari AS, pengakuan atas kendali wilayah mereka di Selat Hormuz, dan pencairan aset keuangan Iran senilai miliaran dolar yang dibekukan di luar negeri.

Israel (Netanyahu) menolak menyatukan isu Lebanon dengan draf damai Iran, dan bersikeras operasi militer terhadap Hezbollah di Lebanon harus diperlakukan terpisah dari gencatan senjata apa pun dengan Teheran.

Ketua Parlemen Iran Mohammed Baqer Qalibaf menyatakan pangkalan militer AS dan aset Israel di kawasan tetap menjadi target sah sekutu mereka akibat pelanggaran gencatan senjata di Lebanon.

Di tengah situasi yang memanas, Trump tetap menunjukkan optimisme tinggi bahwa ketegangan kawasan dapat diakhiri melalui kesepakatan tertulis.

>>> Dosen Ubah Cara Mengajar karena Mahasiswa Gen Z Sulit Membaca

"Kita sudah sangat dekat dengan kesepakatan, atau saya akan menghancurkan mereka habis-habisan," pungkas Trump.