Kurs Rupiah 8 Juni 2026 Anjlok ke Rp 18.115 per Dolar AS
Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) anjlok pada pembukaan perdagangan awal pekan, Senin, 8 Juni 2026.
Berdasarkan data Bloomberg pukul 09.05 WIB di pasar spot exchange, mata uang Garuda merosot 79,50 poin atau 0,44 persen ke level Rp 18.115 per dolar AS.
>>> Majelis Etik Ombudsman Bacakan Rekomendasi Kasus Hery Susanto Hari Ini
Pelemahan rupiah terjadi di tengah indeks dolar AS yang justru menguat 0,02 persen ke posisi 100.091.
Padahal pada penutupan Jumat, 5 Juni 2026, rupiah sempat menguat 13 poin ke Rp 18.036 setelah sebelumnya tertekan 17 poin.
Dolar AS Perkasa Dukung Pelemahan Rupiah
Kejatuhan rupiah terjadi saat dolar AS berada di kisaran level tertinggi dalam dua bulan terakhir.
Penguatan dolar AS dipicu oleh rilis laporan ketenagakerjaan AS yang menunjukkan performa positif.
Data tenaga kerja yang solid memicu spekulasi pasar tentang potensi kenaikan suku bunga oleh Federal Reserve tahun ini.
Tekanan dolar AS tidak hanya memukul rupiah, tetapi juga merontokkan sejumlah mata uang utama dunia.
>>> Trump Tegaskan Tak Akan Cairkan Aset Iran Sebelum Kesepakatan Damai
Yen Jepang tersungkur ke level terendah sejak Juli 2024 di posisi 160,725 per dolar AS.
Euro tergelincir ke titik terendah dalam dua bulan terakhir pada US$ 1,1507 per dolar AS.
Poundsterling Inggris juga terpuruk ke posisi terendah dalam tiga minggu terakhir di US$ 1,33165 per dolar AS.
Kepala Ekonom Pasar di Capital Economics, Jonas Goltermann, mengatakan laporan penggajian AS menggambarkan pasar tenaga kerja yang menguat meskipun terjadi guncangan harga energi.
Ia memproyeksikan pengetatan kebijakan moneter oleh The Fed akhir tahun ini semakin mungkin terjadi.
>>> OJK: Sektor Perdagangan Besar Dominasi Pembiayaan Multifinance
Goltermann memperkirakan FOMC akan memberikan dua kenaikan suku bunga sebesar 25 basis poin sebagai respons terhadap guncangan pasokan energi dan percepatan pasar tenaga kerja AS.
Update Terbaru
Harry Kane Tegaskan Kondisi Terbaik Menjelang Piala Dunia 2026
Senin / 08-06-2026, 10:09 WIB
Peluang Duel Messi vs Ronaldo di Piala Dunia 2026 Terbuka
Senin / 08-06-2026, 10:09 WIB
Yamaha Racing Indonesia Target Podium di ARRC Buriram Thailand
Senin / 08-06-2026, 10:08 WIB
Yield SUN Melonjak Akibat Rupiah Tertekan dan Sentimen Global Negatif
Senin / 08-06-2026, 10:08 WIB
IHSG Melemah 1,44 Persen, Saham Bank Besar Ikut Terkoreksi
Senin / 08-06-2026, 10:08 WIB
Chef Louis Tanuhadi Ungkap Karakteristik Unik Biji Cokelat Indonesia
Senin / 08-06-2026, 10:08 WIB
Ramalan Zodiak Capricorn, Aquarius, dan Pisces: Keuangan hingga Asmara
Senin / 08-06-2026, 10:08 WIB
Review MacBook Neo: Laptop Termurah Apple dengan Performa Memikat
Senin / 08-06-2026, 10:04 WIB
Tabel Angsuran KUR Mandiri Juni 2026: Simulasi Pinjaman Rp10 Juta hingga Rp100 Juta
Senin / 08-06-2026, 10:04 WIB
Sony Sanjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus Korupsi MBG
Senin / 08-06-2026, 10:04 WIB
Review MacBook Neo: Laptop Termurah Apple dengan Baterai Awet
Senin / 08-06-2026, 10:00 WIB
Pusat Scam di Kamboja Tetap Beroperasi Meski Klaim Pemberantasan
Senin / 08-06-2026, 10:00 WIB
Adu Mekanik! Preview Nano Machine Chapter 316 Bahasa Indonesia, Update Terbaru!
Senin / 08-06-2026, 10:00 WIB
Gugatan 3,8 Juta Bitcoin di New York Terancam Gagal
Senin / 08-06-2026, 09:59 WIB






