Manajemen Persija Jakarta dikabarkan tengah bersiap mengumumkan pelatih anyar untuk menggantikan Mauricio Souza.

Nama Shin Tae-yong, mantan pelatih Timnas Indonesia, santer dikaitkan dengan kursi pelatih tim Ibu Kota tersebut.

>>> Timnas Indonesia Siap Hadapi Mozambik Setelah Libas Oman

Informasi yang dikutip dari Bola menyebutkan pengumuman pelatih baru direncanakan pada Senin, 8 Juni 2026 siang WIB.

Jika resmi bergabung, Shin Tae-yong akan menghadapi tantangan besar untuk mendongkrak prestasi Persija di musim mendatang.

Target yang dibebankan kepada calon pelatih baru adalah membawa Persija meraih gelar juara Super League musim depan.

Pengalaman Shin Tae-yong selama lima tahun menangani Timnas Indonesia dinilai menjadi modal berharga.

Rekam Jejak Shin Tae-yong

Meski memiliki reputasi besar di level internasional, karier kepelatihan Shin Tae-yong lebih banyak dihabiskan bersama tim nasional.

Ia tercatat baru dua kali menjabat sebagai pelatih kepala di level klub.

Karier kepelatihannya dimulai sebagai asisten pelatih di Brisbane Roar dari Juli 2005 hingga Juni 2008.

Ia kemudian menjadi pelatih interim Seongnam Ilhwa Chunma pada Desember 2008, lalu dipermanenkan sejak Februari 2010 sampai Desember 2012.

Bersama Seongnam, ia sukses mempersembahkan gelar Liga Champions Asia 2010 dan Piala FA Korea 2011.

>>> Timnas Indonesia Diunggulkan Kalahkan Mozambik di FIFA Matchday

Dari 190 pertandingan, ia meraih 82 kemenangan, 46 hasil imbang, dan 62 kekalahan.

Shin Tae-yong juga memiliki portofolio panjang bersama Timnas Korea Selatan, termasuk menakhodai tim senior di Piala Dunia 2018.

Momen ikoniknya terjadi saat Korea Selatan menumbangkan Jerman 2-0 di ajang tersebut.

Pada Januari 2020, ia menerima pinangan PSSI untuk melatih tiga kelompok umur Timnas Indonesia sekaligus.

Kebersamaan itu berakhir pada Januari 2025 setelah PSSI memutuskan kerja sama.

Setelah lepas dari Timnas Indonesia, ia menjabat sebagai Wakil Presiden Federasi Sepak Bola Korea Selatan dan General Manager paruh waktu di Seongnam FC pada April 2025.

Karier klubnya berlanjut saat menangani Ulsan HD pada Agustus 2025.

Ulsan HD saat itu berstatus juara K League 1 tiga musim beruntun, namun sedang terpuruk.

Shin Tae-yong hanya mampu meraih dua kemenangan dari sepuluh laga, dengan empat hasil imbang dan empat kekalahan.

>>> Veda Ega Pratama Turun ke Peringkat Keenam Klasemen Moto3 2026

Kerja samanya dengan Ulsan HD hanya bertahan dua bulan sebelum ia dibubarkan di tengah isu konflik dengan pemain senior.