Ia menilai tantangan melawan Mozambik akan berbeda karena karakter permainan yang belum pernah dihadapi sebelumnya.

"Kami mengalahkan tim peringkat 79 dunia. Sekarang kita berhadapan dengan tim di posisi ke-101.

Dari peringkat tentunya Oman lebih bagus dibandingkan Mozambik. Makanya John Herdman bilang permainan harus lebih meningkat," ujar Ropan.

"Harus lebih baik lagi untuk step berikutnya karena secara peringkat tentunya Mozambik di bawah Oman. John Herdman senang menghadapi Mozambik karena belum pernah dihadapi oleh Indonesia.

Gaya permainan memang agak berbeda."

Proyeksi Kenaikan Peringkat

Kemenangan atas Mozambik diproyeksikan bakal mendongkrak kembali posisi Indonesia di ranking FIFA. Peringkat Skuad Garuda berpotensi merangkak naik ke urutan 116 atau 115 dunia.

>>> Indeks KOSPI Anjlok 9 Persen, Bursa Seoul Aktifkan Circuit Breaker

"Kalau menang melawan Mozambik, bisa saja posisi kami naik ke posisi 116 atau 115. Kita tunggu saja," tukas Ropan.

Mengenai strategi taktik, John Herdman diprediksi bakal menerapkan rotasi pemain.

Kendati demikian, skema formasi 3-4-3 modern yang cair dan agresif diperkirakan tetap menjadi pilihan utama di lapangan.

"John Herdman pasti akan melakukan sedikit rotasi menurut saya dibandingkan pertandingan kemarin, tapi tetap mengusung dengan permainan yang 3-4-3 yang lebih modern tentunya.

Tidak pragmatis.

Formasi 3-4-3 yang lebih cair dengan pemain-pemain yang semua kuat dalam hal pegang bola dan kemudian melakukan attack," papar Ropan.

Indonesia dipastikan tampil tanpa dua pilar penting, yakni Jay Idzes dan Thom Haye. Namun, organisasi permainan tim dinilai tetap solid dengan kreativitas serta tingkat agresivitas yang tinggi.

"Agresivitas permainan kita tetap tinggi dan itu tergambar dengan dua gol di babak pertama dan satu gol di babak kedua yang terjadi saat lawan Oman.