Membuat anak mendengarkan ucapan orangtua sering kali menjadi tantangan tersendiri. Respons mereka yang menangis atau berteriak saat ditegur bisa membuat orangtua jengkel.

Menurut Doreen Miller, pendidik orangtua di Institute for Parenting, Adelphi University, kebiasaan anak mengabaikan panggilan membutuhkan pendekatan khusus.

>>> Calo Diduga Timbun Tiket Konser EXO PLANET 6 di Jakarta, Harga Tembus Rp10 Juta

Anak-anak umumnya sudah lelah memperhatikan setelah seharian beraktivitas.

Berikut adalah enam trik yang bisa dilakukan ayah dan ibu agar anak lebih memperhatikan ucapan orangtua.

Enam Trik Efektif dari Pakar

Pertama, hindari memberikan terlalu banyak informasi sekaligus. Kapasitas otak anak dalam memproses pesan sangat terbatas, sehingga sebaiknya permintaan dipecah menjadi dua bagian sederhana.

Kedua, sampaikan secara langsung dan ringkas.

Alasan yang panjang lebar hanya membuat anak kehilangan fokus, jadi orangtua perlu berbicara padat dan langsung pada intinya.

>>> Syukuran 4 Bulanan: Tradisi Mendoakan Janin di Usia Kehamilan Empat Bulan

Ketiga, perbaiki cara penyampaian dengan pendekatan visual dan taktil. Jaga kontak mata langsung sambil meletakkan tangan di bahu anak untuk membantu memusatkan perhatian.

Keempat, berhenti mengulang perkataan. Mengucapkan kalimat berulang kali justru melatih anak menunda respons.

Berikan arahan maksimal dua kali disertai konsekuensi tegas jika diabaikan.

Kelima, ubah menjadi permainan.

Orangtua bisa melatih kemampuan mendengar anak dengan cara seru, misalnya mengajak jalan-jalan sambil menebak suara alam atau bernyanyi bersama.

>>> Prabowo Lantik Nanik Sudaryati Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional

Keenam, berikan perhatian penuh dengan menyingkirkan gawai. Tatapan mata dan atensi penuh saat berbicara membuat anak merasa dihargai dan cenderung meniru perilaku orangtua.