Pengusaha Enrique Riquelme resmi mencatatkan diri sebagai penantang baru dalam peta politik Real Madrid.

Ia bersaing dengan Florentino Perez pada pemilihan presiden klub yang berlangsung Minggu, 7 Juni 2026.

>>> Christian Eriksen Kolaps saat Denmark Hadapi Ukraina, Kondisi Stabil

Kehadiran pendiri grup Cox tersebut memecah kebuntuan konstalasi pemilihan internal Los Blancos. Sejak tahun 2004, klub selalu dipimpin oleh Perez tanpa adanya kompetitor.

Riquelme berhasil melewati syarat ketat penjaminan emisi sebesar 193,7 juta euro melalui Andbank. Ia didukung aset pribadinya demi mendapatkan hak suara para anggota klub.

Sebelumnya, identitas pengusaha asal Alicante ini mulai mencuat ke publik setelah Perez melontarkan sindiran tersirat.

Dalam pengumuman resmi pada pertengahan Mei lalu, Perez menyebut "ese señor que habla por ahí con las eléctricas y que tiene acento sudamericano".

>>> Lima Legenda Sepak Bola yang Namanya Diabadikan Jadi Nama Stadion

Pernyataan tersebut langsung menempatkan Riquelme dalam sorotan publik sepak bola Spanyol. Hal ini memicu kampanye intensif mengenai masa depan pengelolaan klub raksasa tersebut.

Janji Kampanye dan Hasil Pemilihan

Dalam kampanyenya, Riquelme menawarkan janji pemotongan iuran anggota, pembangunan infrastruktur baru, hingga rencana mendatangkan figur legendaris seperti Raul Gonzalez dan Erling Haaland.

Rencana mendatangkan penyerang Norwegia tersebut sempat memicu bantahan dari pihak agen serta keluarga sang pemain.

Namun, Riquelme tetap bertahan pada posisinya dengan mengatakan, "Es normal, tienen que proteger al jugador".

>>> Kolombia Uji Strategi Serang Lawan Yordania di Argentina

Kendati demikian, hasil pemungutan suara resmi mengonfirmasi kemenangan Florentino Perez. Berdasarkan laporan EFE, Perez akan terus memimpin Real Madrid hingga tahun 2030 mendatang.