Penghormatan tertinggi bagi seorang pesepak bola adalah ketika namanya diabadikan menjadi nama stadion. Beberapa legenda dunia telah mendapatkan kehormatan tersebut di berbagai belahan dunia.

Fernando Torres, ikon lini depan Spanyol, menjadi salah satu yang namanya melekat pada stadion.

>>> Kolombia Uji Strategi Serang Lawan Yordania di Argentina

Pria berusia 40 tahun itu berperan penting saat La Roja menjuarai Piala Dunia 2010 serta Piala Eropa 2008 dan 2012.

Torres meraih sepatu emas dengan tiga gol setelah mencetak gol di final Piala Eropa 2012 saat Spanyol menang 4-0 atas Italia.

Ia juga mencetak gol kemenangan di final Piala Eropa 2008.

Atletico Madrid menjadi klub yang paling lekat dengan namanya. Atas dedikasinya, nama Fernando Torres diabadikan menjadi stadion berkapasitas 5.400 penonton di Fuenlabrada pada tahun 2011.

Raymond Kopa dan Didier Drogba

Raymond Kopa, eks sayap kiri Prancis, wafat di usia 85 tahun pada 3 Maret 2017. Ia adalah pesepak bola Prancis pertama yang meraih Ballon d'Or pada tahun 1958.

Kopa membawa Real Madrid meraih gelar Liga Spanyol dan Piala Champions musim 1956/1957. Bersama Timnas Prancis, ia mengantarkan negaranya ke peringkat ketiga Piala Dunia 1958.

Setelah Kopa meninggal pada 2017, klub Reims mengganti nama stadion mereka sesuai dengan namanya.

Didier Drogba menjadi andalan Jose Mourinho di Chelsea pada periode 2004-2007. Kerja sama mereka membuahkan gelar Liga Inggris musim 2004/05 dan 2014/15.

>>> Kolombia Kalahkan Yordania di Laga Uji Coba Terakhir Sebelum Piala Dunia 2026

Striker Pantai Gading itu menghabiskan sembilan musim di Chelsea dengan 381 penampilan dan 164 gol.