Florentino Perez kembali terpilih sebagai presiden Real Madrid setelah mengalahkan kandidat oposisi Enrique Riquelme dalam pemungutan suara yang selesai pada Minggu, 7 Juni 2026.

Meskipun kalah, pengusaha asal Alicante itu berhasil menarik dukungan dari sebagian besar anggota klub melalui kampanye sosial dan olahraga yang ambisius.

>>> Italia Taklukkan Yunani Lewat Gol Tunggal Pio Esposito

Isu Privatisasi dan Proyek Ambisius

Proses pemilihan yang berlangsung sejak pengumuman Perez pada 12 Mei 2026 ini memunculkan isu privatisasi klub sebagai tema sentral.

Riquelme secara konsisten menolak gagasan penjualan saham klub meskipun dalam persentase kecil demi menjaga kepemilikan penuh di tangan para anggota.

Dilansir dari Cadena SER, Riquelme sempat diprediksi hanya akan memperoleh suara minoritas di awal persaingan. Namun posisinya menguat setelah mengumumkan jaminan finansial hampir 200 juta euro.

Ia juga menjanjikan keterlibatan tokoh legendaris seperti Raul Gonzalez sebagai direktur olahraga, serta Fernando Hierro dan Iker Casillas dalam jajaran manajemen.

>>> Enner Valencia Cedera Otot, Ancaman bagi Timnas Ecuador di Piala Dunia 2026

Kehadiran nama-nama besar dan janji mendatangkan bintang dunia seperti Erling Haaland, Rodri, serta pelatih Juergen Klopp menjadi pilar utama yang menggerakkan para pemilih untuk memberikan suara bagi kubu oposisi.

"Real Madrid ha ganado hoy," ujar Enrique Riquelme kepada media setelah proses pemungutan suara berakhir.

Pernyataan tersebut dilontarkan untuk menegaskan kepuasannya atas tingginya partisipasi anggota klub dalam pemilu kali ini.

>>> Florentino Perez Menang Pemilihan Real Madrid, Kini Hadapi Tantangan Baru

Menurut Riquelme, proses demokrasi yang berjalan telah berhasil mengembalikan hak suara bagi sebagian pendukung Real Madrid yang selama ini tidak terdengar.