Trump Desak Netanyahu Batalkan Serangan Balasan ke Iran Demi Negosiasi
Presiden Amerika Serikat Donald Trump dilaporkan akan mendesak Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu untuk membatalkan rencana serangan balasan ke Iran.
Langkah ini diambil untuk meredam eskalasi konflik di Timur Tengah.
>>> Kemensos Rilis Syarat Dokumen Seleksi PPPK Sekolah Rakyat 2026
Desakan tersebut muncul setelah Iran meluncurkan serangan rudal ke Israel pada Minggu (7/6/2026). Serangan itu merupakan balasan atas serangan udara Israel di pinggiran Beirut, Lebanon.
Trump saat ini berada di Bedminster, New Jersey, untuk menerima laporan perkembangan situasi geopolitik. Dalam wawancara dengan Fox News, ia menilai peluncuran rudal Iran tidak membantu proses negosiasi.
"Apa yang ingin saya sarankan kepada Iran adalah: Anda sudah menembakkan rudal Anda, itu sudah cukup.
Sekarang kembali ke meja perundingan dan buat kesepakatan," kata Trump kepada Fox News.
Trump juga menyatakan ketidakpuasannya terhadap serangan Israel ke Beirut. "Saya tidak senang dengan hal itu," tegasnya.
>>> Beccacece Istirahatkan Moisés Caicedo di Laga Uji Coba Lawan Guatemala
Untuk mencegah situasi semakin buruk, Trump berkomitmen menghubungi Netanyahu secara langsung.
"Kita sudah sangat dekat dengan kesepakatan, atau saya akan menghancurkan mereka habis-habisan," ujarnya dalam wawancara dengan NBC News.
Sementara itu, Ketua Parlemen Iran Mohammad Baqer Qalibaf merespons dengan menetapkan target militer baru. "Mereka menunjukkan bahwa mereka hanya memahami bahasa kekuatan," tulisnya di platform X.
Pernyataan serupa juga disampaikan juru bicara komite keamanan nasional parlemen Iran, Ebrahim Rezaei.
>>> ESA Siarkan Langsung Gerhana Matahari Total 2026 dari Spanyol
Di sisi lain, seorang pejabat Israel menyatakan bahwa Tel Aviv tidak akan tinggal diam dan melihat situasi ini sebagai peluang memperbarui kampanye militer.
Update Terbaru
Joe Taslim Buka Suara soal Rumor Spin-Off Sub-Zero Mortal Kombat
Senin / 08-06-2026, 06:36 WIB
IHSG Anjlok 4,2% ke Level 5.594, Asing Jual Bersih Rp3,72 Triliun
Senin / 08-06-2026, 06:36 WIB
DJP Kejar Pajak Sektor Kelapa Sawit Rp1,1 Triliun
Senin / 08-06-2026, 06:33 WIB
Putra Tri Ramadani Raih Emas World Climbing Series Praha 2026
Senin / 08-06-2026, 06:33 WIB
Tiga Girl Group HYBE Rilis Single Kolaborasi "Iconic By Mistake"
Senin / 08-06-2026, 06:32 WIB
Aespa Masuk Billboard 200 Peringkat 9 Lewat Album 'Lemonade'
Senin / 08-06-2026, 06:32 WIB
Florentino Perez Menang Pemilihan Real Madrid, Kini Hadapi Tantangan Baru
Senin / 08-06-2026, 06:32 WIB
Kimi Antonelli Kuasai GP Monaco 2026, Raih Kemenangan Kelima Beruntun
Senin / 08-06-2026, 06:32 WIB
Peneliti University of Rochester Ciptakan Alat Ubah Air Laut Jadi Air Tawar dan Ekstrak Litium
Senin / 08-06-2026, 06:32 WIB
Korlantas Polri Resmi Gelar Operasi Patuh 2026, SIM Digital Siap Digunakan
Senin / 08-06-2026, 06:28 WIB
Satria Muda Pertamina Bandung Samakan Kedudukan di Semifinal IBL 2026
Senin / 08-06-2026, 06:28 WIB
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut hingga Mei 2026
Senin / 08-06-2026, 06:28 WIB
Timnas Italia Taklukkan Yunani 1-0 dalam Laga Uji Coba
Senin / 08-06-2026, 06:24 WIB
Dokter Bedah Saraf Ungkap Perbedaan Saraf Kejepit dan Nyeri Pinggang Biasa
Senin / 08-06-2026, 06:24 WIB






