Volkswagen telah meluncurkan generasi kedua T-Roc di Eropa. SUV subkompak ini hadir dengan berbagai peningkatan signifikan dibanding pendahulunya yang diluncurkan pada 2017.

Sayangnya, model ini tidak ditawarkan di pasar Amerika Serikat. Kami berkesempatan menguji T-Roc baru di Eropa dan membandingkannya langsung dengan saudara hatchback-nya, Golf.

>>> Mobil Unik Chrysler New Yorker 1959 dengan Atap Geser Mirip Pickup Dilelang

Dimensi Lebih Besar, Tampilan Lebih Agresif

T-Roc generasi kedua tumbuh signifikan.

Panjang keseluruhan bertambah 138 mm (5,4 inci) dan jarak sumbu roda memanjang 39 mm (1,54 inci).

Dari segi desain, lampu depan agresif dan trim plastik sarang lebah di bumper depan terlihat kurang elegan dibanding pendahulunya.

Namun, garis samping, pilar C berbentuk sirip hiu, dan lampu belakang full-width tetap dipertahankan.

Unit uji kami adalah trim Life dengan mesin mild-hybrid 1.5 liter bertenaga 148 hp. Ekstra opsional meliputi velg 17 inci, lampu IQ.

Matrix LED, dan gril menyala.

Kabin Lebih Luas, Material Campuran

Masuk ke dalam, kabin terasa lebih lapang berkat jarak sumbu roda yang lebih panjang. Dasbor kini dilapisi kain lembut, bukan plastik keras seperti sebelumnya.

Namun, material di area lain masih menggunakan plastik keras yang terasa kurang premium untuk kelas harganya.

Layar instrumen digital 8 inci dan layar infotainment 12,9 inci responsif, meski masih menggunakan penggeser sentuh untuk suhu dan volume.

Untungnya, T-Roc memiliki tombol fisik di setir dan kenop silinder di konsol tengah untuk mengatur volume dan mode berkendara.

>>> Suburbia Jepang: Subaru Ekspor Ascent Buatan AS ke Negeri Asal Kei Car

Tuas transmisi otomatis bergaya EV dan gagang pintu interior yang tidak konvensional menambah kesan modern.