Nasabah Bank Jago Kehilangan Rp25 Juta, Transaksi Asing Misterius Picu Keluhan di Media Sosial

Keluhan mengenai hilangnya saldo rekening kembali ramai diperbincangkan di media sosial setelah seorang nasabah Bank Jago mengaku kehilangan dana hingga Rp25 juta tanpa merasa melakukan transaksi apa pun.

Pengalaman tersebut dibagikan oleh pemilik akun Threads @diandrafaiza. Dalam unggahannya, ia mengaku terkejut saat mengetahui saldo rekeningnya berkurang drastis, sementara tidak ada pemberitahuan yang diterimanya terkait penggunaan kartu Visa.

"Uang aku 25jt ilang di bank jago tanpa ada pemberitahuan pemakaian kartu visa ya Allah nyesek demi Allah ga ikhlas," tulisnya.

Tangkapan layar mutasi rekening yang diunggah menunjukkan sejumlah transaksi yang disebut terjadi di luar negeri.

Beberapa transaksi tercatat berasal dari merchant yang beroperasi di berbagai negara, termasuk Amerika Serikat dan Kanada. Salah satu nama merchant yang terlihat dalam daftar transaksi adalah Jollibee.

Nilai transaksi yang muncul juga tidak kecil. Ada yang tercatat sekitar Rp800 ribu, sementara transaksi lain mencapai lebih dari Rp5 juta dalam sekali pembayaran.

>>> Federico Chiesa Bantah Tuntut Gaji Tinggi, Ungkap Kronologi Perpisahan dengan Juventus

Unggahan tersebut kemudian menyebar luas dan memancing beragam tanggapan dari pengguna media sosial lainnya.

Sejumlah warganet menduga data kartu debit milik nasabah kemungkinan telah bocor. Dugaan itu muncul setelah beberapa pengguna mengaku pernah mengalami kejadian serupa.

"Itu detail kartu debitmu sama CVV mu bocor di forum hacker US - Canada kak. Kayanya mereka punya list akun-akun customer Bank Jago deh," tulis salah satu pengguna.

Pengguna lain mengaku keluarganya pernah mengalami transaksi tak dikenal dengan pola yang mirip.

"Mamaku kedebet 30 juta dengan keterangan seperti itu. Nyoba ngurus, kayak dipingpong doang," tulis akun lain dalam kolom komentar.

Sementara itu, ada pula pengguna yang mengaku dana yang hilang akhirnya kembali setelah terus melakukan pelaporan dan menghubungi layanan pelanggan secara berkala.

"Kak aku pernah juga ilang di Bank Jago. Karena aku pepet terus bank jagonya, sebulan balik semua uangnya. Aku telfon CS sejam sekali, komen di semua medsos dia, DM semua medsos dia, kirim email laporan sejam sekali," tulis seorang pengguna lainnya.

Hingga unggahan tersebut menjadi viral, perbincangan mengenai keamanan transaksi dan perlindungan data kartu perbankan masih terus berlangsung di media sosial.