Penyerang Liverpool, Federico Chiesa, akhirnya buka suara mengenai kronologi perpisahannya dengan Juventus. Ia membantah tudingan bahwa kepergiannya disebabkan oleh tuntutan gaji yang tinggi.

Pemain berusia 28 tahun itu menegaskan bahwa isu finansial tidak pernah dibahas antara dirinya dan manajemen klub.

>>> BGN Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis Usai Anggaran Dipangkas

"Saya tidak pernah membicarakan uang dengan Juventus dan saya tidak akan pernah melakukannya," ujar Chiesa.

Chiesa mengaku sebenarnya ingin bertahan di Turin. Namun, keputusan untuk melepasnya datang secara sepihak dari pihak klub.

"Cristiano Giuntoli dan Thiago Motta mengatakan kepada saya, 'Fede, kami tidak membutuhkanmu, carilah klub baru'," ungkapnya.

Tidak Ada Tawaran Perpanjangan Kontrak

Lebih lanjut, Chiesa mengungkapkan bahwa Juventus tidak pernah menyodorkan proposal perpanjangan kontrak. "Kami bahkan tidak pernah membicarakannya," tegas pemain tim nasional Italia itu.

Ia juga meluruskan rumor yang menyebut dirinya meminta banyak uang. Menurutnya, kenyataan di internal klub sangat berbeda dengan pemberitaan di media.

>>> Raisa Menangis Kenang Ibu dan Sahabat di Konser Love & Let Go

Meski didepak dengan cara yang tidak menyenangkan, Chiesa mengaku bersyukur bisa bergabung dengan Liverpool. "Semuanya berjalan baik untuk saya.

Saya memulai kembali di salah satu dari lima klub terbaik di dunia," katanya.

Chiesa juga tidak menaruh dendam kepada Juventus. Ia justru memuji juniornya, Kenan Yildiz, yang kini mengenakan nomor punggung 10.

"Kami menyadari bakatnya sejak sesi latihan pertama. Dia bisa menjadi pemain top," pujinya.

>>> Ustaz Hilman Fauzi: Komunikasi Kunci Atasi Ketidakbahagiaan Istri

Ia menambahkan bahwa nomor 10 memiliki beban sejarah besar di Juventus. "Saya juga pernah melihat nomor itu di pundak Dybala," kenang Chiesa.