BGN Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis Usai Anggaran Dipangkas
Badan Gizi Nasional (BGN) melakukan evaluasi total terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Jakarta. Langkah ini menyusul pemangkasan anggaran dan pengusutan kasus dugaan korupsi mantan pejabatnya.
Penyesuaian ini berdampak pada perubahan fokus target penerima manfaat. Rencana awal menjangkau 82,9 juta jiwa pada 2026 kini tidak lagi menjadi prioritas utama.
>>> Raisa Menangis Kenang Ibu dan Sahabat di Konser Love & Let Go
Pemerintah lebih mengutamakan tata kelola, kualitas operasional dapur, dan ketepatan sasaran bagi masyarakat.
Pengalihan prioritas ini dipicu oleh penurunan alokasi anggaran MBG 2026 menjadi Rp 268 triliun dari rencana awal Rp 335 triliun.
BGN memilih mengoptimalkan 27.000 dapur yang ada dibandingkan membangun fasilitas baru.
Kepala BGN Nanik Sudaryati Deyang menyampaikan laporan perubahan fokus program telah diserahkan langsung kepada Presiden Prabowo Subianto.
"Sehingga bisa jadi kita tidak mengejar ke 82,9 juta penerima, tapi bagaimana dapur-dapur ini sehat dalam memberikan makan yang bergizi," ujar Nanik.
>>> Ustaz Hilman Fauzi: Komunikasi Kunci Atasi Ketidakbahagiaan Istri
Manajemen BGN selanjutnya akan mengarahkan operasional program ke wilayah pelosok yang kesulitan menjangkau pangan sehat. Pemetaan wilayah segera berjalan untuk menentukan lokasi pembangunan dapur baru secara selektif.
"Kami akan lebih fokus memastikan dapur yang ada berjalan sesuai standar dan menjangkau wilayah yang paling membutuhkan," kata Nanik.
Perubahan kebijakan ini terjadi setelah mantan Kepala BGN Dadan Hindayana ditangkap atas dugaan kasus korupsi pelaksanaan program.
Presiden Prabowo Subianto telah memberhentikan Dadan dari jabatannya sehari sebelum strategi baru diumumkan.
>>> ASDP Beri Diskon Tiket Feri 100 Persen Selama Libur Sekolah
Guna mengantisipasi keterbatasan dana APBN, BGN kini membuka kesempatan pendanaan alternatif dari sektor swasta. Dukungan tersebut dapat disalurkan melalui skema hibah maupun program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).
Update Terbaru
TOP 50 Program Televisi dengan Rating Terbaik Hari ini 24 Juli 2026 ada Lautan Cinta Kalahkan Sebening Cinta
Kamis / 23-07-2026, 18:00 WIB
Iran Ancam Balas Serangan AS dengan Blackout di Timur Tengah
Kamis / 23-07-2026, 17:56 WIB
Purbaya Respons Wacana Universal Banking OJK: Dulu Belum Disetujui
Kamis / 23-07-2026, 17:56 WIB
Dirut Agrinas Enggan Komentari Isu Anggaran Kipas Angin Kopdes Merah Putih Rp1,8 Triliun
Kamis / 23-07-2026, 17:56 WIB
Standard Chartered Perkuat Pendanaan Lintas Negara untuk BUMN dan Korporasi Indonesia
Kamis / 23-07-2026, 17:52 WIB
Hani EXID Comeback Akting Usai 2 Tahun Vakum karena Skandal Calon Suami
Kamis / 23-07-2026, 17:52 WIB
Rumah Terlihat Bersih Belum Tentu Sehat, Ini Alasannya
Kamis / 23-07-2026, 17:52 WIB
Kebakaran Semak Ramona Hanguskan 80 Hektare, Warga Dievakuasi
Kamis / 23-07-2026, 17:50 WIB
Bethesda Pastikan Peta Jalan The Elder Scrolls 6 Tak Terpengaruh PHK Massal Xbox
Kamis / 23-07-2026, 17:50 WIB
Film Anime The Irregular at Magic High School: Yotsuba Succession Arc Tayang di Malaysia 6 Agustus
Kamis / 23-07-2026, 17:50 WIB
Ben Sasse Bicara Kesehatan dan Budaya Politik di Tengah Perjuangan Melawan Kanker
Kamis / 23-07-2026, 17:49 WIB
Human Vapor Raih 24,3 Juta Jam Tonton di Netflix
Kamis / 23-07-2026, 17:49 WIB
FC Cincinnati Tawarkan Tiket Gratis Manfaatkan Minat Piala Dunia
Kamis / 23-07-2026, 17:49 WIB
Phillies Panggil Bryan De La Cruz dari Triple-A, Stubbs Masuk IL
Kamis / 23-07-2026, 17:49 WIB







