Gubernur Jakarta Pramono Anung memproyeksikan Hari Bebas Kendaraan Bermotor atau Car Free Day (CFD) di sepanjang Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, sebagai landmark baru pada Minggu (7/6/2026).

Kawasan tersebut dinilai memiliki potensi besar karena lokasinya yang strategis dan mudah dijangkau, terutama bagi masyarakat dari luar Jakarta.

>>> Berapa Kali Normalnya Kentut dalam Sehari? Ini Kata Ahli

Pengembangan lokasi baru ini bertujuan mengurai kepadatan pengunjung di kawasan Sudirman-Thamrin yang saat ini mencapai 40 hingga 50 ribu orang setiap pekan.

Faktor kemudahan akses transportasi publik menjadi keunggulan utama koridor Kuningan dibandingkan Sudirman-Thamrin yang sudah terlampau padat.

"Di tempat ini saya meyakini karena aksesnya lebih gampang.

Transjakarta bisa di sini, kemudian juga LRT—apakah itu dari Bekasi maupun dari Cibubur—bisa sampai ke tempat ini.

Sehingga akses dari luar Jakarta sangat gampang," kata Pramono Anung.

>>> Klive Beach Club Gelar Kegiatan Sosial Bersama Anak-Anak di Bali

Pramono Anung, yang gemar berolahraga jalan kaki di area CFD sejak sebelum menjabat, optimistis terhadap masa depan jalur hijau Kuningan setelah memantau langsung kualitas udara dan integrasi moda transportasi.

Daya tarik ruang publik di Jakarta ini bahkan telah meluas hingga memikat wisatawan mancanegara.

"Kami memonitor, sekarang ini banyak masyarakat apakah itu dari Malaysia, Singapura, hingga Thailand yang datang ke Jakarta.

Selain untuk menikmati Whoosh ke Bandung, salah satu tujuan utamanya adalah car free day," ujar Pramono Anung.

>>> Harry Kane Tak Khawatirkan Suhu Panas Piala Dunia 2026 di AS

Dalam peninjauan tersebut, Pramono Anung juga sempat berinteraksi langsung dengan beberapa turis asal Malaysia yang sedang berolahraga di area CFD Kuningan.